Kemendag: Produk tak ber-SNI meningkat tiap tahun

Rabu, 18 Desember 2013 - 13:20 WIB
Kemendag: Produk tak...
Kemendag: Produk tak ber-SNI meningkat tiap tahun
A A A
Sindonews.com - Direktur Jendral Standardisasi Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan (Kemendag), Widodo mengatakan, bahwa target barang yang dikategorikan wajib diawasi mengalami peningkatan setiap tahun.

"Banyak produk yang harus dilakukan pengawasan, dan itu meningkat setiap tahunnya," ujar dia di Kemendag, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Dia mengatakan, untuk 2011 target pengawasan sebanyak 28 jenis produk yang diberlakukan SNI wajib, di mana produk tersebut harus melakukan kewajiban pencantuman produk dalam bahasa Indonesia, khusus elektronik yang wajib mencantumkan petunjuk cara penggunaan dalam bahasa Indonesia serta harus dilengkapi kartu garansi legal.

Menurutnya, untuk 2012 target yang awalnya 28 jenis produk ditingkatkan lagi oleh menteri yang saat itu menjabat agar target pengawasan menjadi 627 produk. Ini peningkatan signifikan karena banyaknya produk-produk yang tidak sesuai dengan ketentuan SNI.

Sementara pada 2013, target pengawasan mencapai 1.028 jenis produk. Di mana jenis produknya sama dengan 2011 dan 2012 yaitu produk elektronik, produk alat-alat rumah tangga, alat-alat bangunan, bahan bangunan, elektronik, mainan anak-anak, dan besi beton.

Widodo mengatakan, untuk pengawasan dilakukan tidak hanya oleh Kementerian Perdagangan, tetapi juga oleh Kementerian Perindustrian, dan Polri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Jamin Mutu Produk Industri,...
Jamin Mutu Produk Industri, Kemenperin Tingkatkan Penerapan SNI
Dukung SNI Produk Elektronika,...
Dukung SNI Produk Elektronika, Kemenperin Siapkan Lab Uji Modern
Mendag Zulhas: Produk...
Mendag Zulhas: Produk Tak Penuhi SNI Bisa Matikan Industri
Penyerahan Sertifikat...
Penyerahan Sertifikat SNI 8152:2015 kepada Tiga Pasar Rakyat
Langgar Aturan, 2,5...
Langgar Aturan, 2,5 Ton Garam Himalaya dan Ribuan Botol Minol Dimusnahkan
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
16 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
26 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
1 jam yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved