KSEI catat dana nasabah tak bertuan Rp62 M

Selasa, 21 Januari 2014 - 17:50 WIB
KSEI catat dana nasabah...
KSEI catat dana nasabah tak bertuan Rp62 M
A A A
Sindonews.com - Kepala Divisi Jasa Kustodian KSEI, Gusrinaldi Akhyar mengatakan, berdasarkan catatan di KSEI per 12 November 2013 terdapat dana nasabah yang tidak bisa dihubungi atau unclaimed asset sekitar Rp62 miliar.

Dana nasabah tersebut dari Sub Rekening Efek yang memiliki Single Investor Identification (SID). Namun tidak memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) dan sebesar sekitar Rp34 miliar dari Sub Rekening Efek yang tidak memiliki SID.

Untuk data Emiten yang delisting dan perubahan tidak jelas/tidak dapat dihubungi terdapat 38 Efek yang melibatkan sekitar 13.000 Sub Rekening Efek. Untuk dana hal ini akan berdampak dana tidak dapat dipergunakan dan adanya beban administratif bagi pihak-pihak terkait.

Sementara, untuk Efek akan berdampak Efek tidak dapat ditransaksikan dan tidak bisa dikonversikan ke dalam bentuk warkat. Gusrinaldi juga menyampaikan, untuk menangani Unclaimed Assets diperlukan adanya solusi jangka panjang dan jangka pendek yang akan diambil melalui langkah-langkah yang akan ditetapkan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satunya akan dibuat working group terlebih dulu untuk membahas hal ini. "Kami akan melakukan inventarisasi perkiraan aset, membuat analisa dan mengali informasi melalui penyebaran kuesioner kepada PE dan BK yang akan kami gunakan sebagai acuan pembuatan solusi penanganan Unclaimed Assets," ujar dia dalam rilisnya, Selasa (21/1/2014).

Pembahasan mengenai penggunaan instruksi penyelesaian Free Of Payment (FOP) format baru disampaikan oleh Dharma Setyadi selaku pejabat sementara Kepala Divisi Penyelesaian dan Pengawasan KSEI.

Latar belakang dan tujuan penyempuranaan instruksi FOP ini sesuai prinsip untuk keterbukaan informasi atas underlying transaction sesuai dengan Peraturan KSEI nomor V-D.

Hal ini juga telah mendapat persetujuan dari OJK yang dituangkan melalui surat nomor S-487/PM.2/2013 yang diterbitkan pada 11 Desember 2013 tentang instruksi Fee Of Payment (FOP) format baru.

Dharma menjelaskan, khusus untuk Perusahaan Efek akan ada nomor referensi konfirmasi transaksi atau trading reference yang harus diisi dengan format khusus apabila akan digunakan untuk kepentingan transaksi bursa. Sehingga transaksi bursa yang dilakukan dapat lebih transparan.

Selanjutnya, agenda mengenai pengkinian data nasabah atau modul Static Data Investor (SDI) yang telah terimplementasi di C-BEST sejak 27 Desember 2013 dijelaskan oleh Dian Kurniasarie selaku pejabat sementara Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan Usaha KSEI.

Pihaknya berharap pengkinian data menggunakan modul SDI sudah dapat diberlakukan secara konsisten oleh PE dan BK pada 2 April 2014.

"PE dan BK dapat menggunakan fungsi modify investor atau dengan upload static data untuk melengkapi dan melakukan pengkinian data nasabah yang telah ada di C-BEST," papar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Platform Digital Permudah...
Platform Digital Permudah Emiten Gelar RUPS Daring
KSEI Mudahkan RUPS Online...
KSEI Mudahkan RUPS Online dengan e-Proxy
KSEI Sediakan Infrastruktur...
KSEI Sediakan Infrastruktur Pengelolaan Dana Tapera
Ngeriiih! Pelajar RI...
Ngeriiih! Pelajar RI Punya Aset Rp14,4 Triliun di Pasar Modal
Ada e-Voucher Gratis...
Ada e-Voucher Gratis untuk Pengunjung Virtual Booth MNC Sekuritas di CMSE 2021, Begini Cara Raihnya!
Dana Perlindungan Investor...
Dana Perlindungan Investor Pasar Modal Semakin Tebal
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved