Konsorsium WIKA raih kontrak USD234 juta

Kamis, 23 Januari 2014 - 10:38 WIB
Konsorsium WIKA raih...
Konsorsium WIKA raih kontrak USD234 juta
A A A
Sindonews.com - Konsorsium PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Technip Indonesia mendapat proyek pembangunan fasilitas produksi gas Matindok senilai USD234 juta atau sekitar Rp2,83 triliun (kurs Rp12.100/USD).

Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawan menjelaskan bahwa konsorsium WIKA dan PT Technip Indonesia ditunjuk sebagai kontraktor rancang bangun, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement and construction/EPC) proyek tersebut dari PT Pertamina EP.

"Konsorsium terlah ditunjuk sebagai kontraktor EPC proyek pembangunan fasilitas produksi gas Matindok PT Pertamina EP sesuai Surat Penunjukan Pemenang tanggal 15 Januari 2014," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1/2014).

Dalam konsorsium itu, perusahaan konstruksi pelat merah tersebut memiliki porsi mayoritas atau mencapai 70 persen dari total kontrak atau sekitar USD163,8 juta atau setara Rp1,98 triliun. Sementara 30 persen sisanya sekitar USD70,2 juta atau setara Rp849,42 miliar dimiliki PT Technip Indonesia.

Penyelesaian proyek tersebut membutuhkan waktu selama 26 bulan sejak tanggal perjanjian kontrak ditandatangani. Diperkirakan proyek ini baru rampung pada 2016 mendatang.

Sementara WIKA pada tahun ini membidik total kontrak mencapai Rp49,97 triliun, yang berasal dari kontrak baru senilai Rp25,8 triliun dan sisanya Rp24,14 triliun merupakan kontrak bawaan (carry over) tahun sebelumnya.

Adapun, komposisi perolehan kontrak baru tahun ini, mayoritas masih berasal dari induk perusahaan dengan porsi mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya 30 persen dikontribusi dari kontrak yang berasal dari entitas anak.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
42 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved