Jelang keputusan The Fed, Wall Street rebound

Rabu, 29 Januari 2014 - 08:52 WIB
Jelang keputusan The...
Jelang keputusan The Fed, Wall Street rebound
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berhasil balik arah menguat (rebound) dipicu hasil positif dari Pfizer dan pasar yang saat ini fokus pada stimulus The Fed.

Saham Pfizer Inc (PFE.N) melonjak 2,6 persen menjadi USD30,42 setelah memebukukan laba kuartalan di atas estimasi. Saham ini mendorong penguatan pada indeks Dow dan S&P 500.

Indeks Dow Jones dan S&P menguat setelah mengalami koreksi beberapa hari akibat kekhawatiran tentang penarikan stimulus moneter oleh The Fed dan pasar negara berkembang, termasuk perlambatan pertumbuhan China serta konflik politik di Turki hingga Thailand.

Indeks saham Amerika Serikat menguat dipicu berita Bank Sentral Turki yang menaikkan suku bunganya secara signifikan.

"Bank Sentral India telah menaikkan suku bunganya dan sekarang Turki juga menaikkannya lebih dari yang diantisipasi orang. Sejumlah bank sentral di negara berkembang menaikan suku bunga secara berturut-turut," kata Chief Portfolio Strategist Wells Fargo Funds Management Brian Jacobsen seperti dilansir Reuters, Rabu (29/1/2014).

Besok atau Rabu waktu setempat, akan ada kesimpulan dari pertemuan The Federal Open Market Committee. Hal ini dinanti kalangan investor dan mereka ingin mendengar apakah The Fed akan memangkas stimulus sebesar USD10 miliar per bulan. Pada Desember 2013, The Fed telah mengumumkan rencana pemangkasan stimulus tersebut.

Semalam, indeks Dow Jones naik 90,68 poin atau 0,57 persen menjadi 15.928,56; indeks S&P 500 naik 10,94 poin atau 0,61 persen menjadi 1.792,50 dan Nasdaq menguat 14,35 poin atau 0,35 persen menjadi 4.097,96.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
34 menit yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
50 menit yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
59 menit yang lalu
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
1 jam yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
2 jam yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
2 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved