SMI akan terbitkan obligasi perdana Rp1 T

Rabu, 29 Januari 2014 - 12:30 WIB
SMI akan terbitkan obligasi...
SMI akan terbitkan obligasi perdana Rp1 T
A A A
Sindonews.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi senilai Rp1 triliun dalam rangka memperkuat pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur yang akan dikembangkan dalam waktu dekat ini.

Sekretaris Perusahaan SMI Astried Swastika mengatakan, obligasi akan diterbitkan pada pertengahan 2014. "Mungkin sekitar Mei 2014," ujar Astried di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (29/1/2014).

Kendati waktu peluncurannya dipatok tidak terlalu lama, perseroan belum menunjuk penjamin pelaksana emisi efek untuk penerbitan obligasi berdenominasi rupiah tersebut. Perseroan saat ini masih melakukan seleksi terhadap beberapa perusahaan sekuritas.

Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk proyek-proyek infrastruktur yang memerlukan pembiayaan. Namun perseroan belum menentukan proyek apa saja yang akan dibiayai oleh SMI.

Penyaluran dana hasil obligasi ini akan sesuai dengan delapan sektor proyek yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yaitu kelistrikan, air dan proyek pendukung minyak dan gas (migas).

Sampai pekan ini, perseroan sudah menyalurkan pembiayaan senilai Rp5 triliun untuk hampir 40 proyek infrastruktur. Portofolio pembiayaan memberikan multiplier effect sebanyak delapan kali.

Astried menjelaskan, SMI tidak pernah membiayai 100 persen sebuah proyek infrastruktur. SMI masuk sebagai minoritas agar investor menangkap sinyal kalau pemerintah masuk ke proyek tersebut, sehingga investor akan masuk ke proyek tersebut.

"Kami bertugas sebagai katalis," tutur Astried.

Obligasi yang diterbitkan perseroan pada Mei mendatang merupakan aksi korporasi di pasar modal pertama bagi SMI. Aksi ini menjadi upaya pertama perseroan mendapatkan dana bukan dari pemerintah.

Dalam menerbitkan obligasi, SMI telah mendapatkan peringkat +AA dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings. "Ke depan kami juga mengharapkan bisa menerbitkan obligasi global," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biaya Pesangon untuk...
Biaya Pesangon untuk Pensiunkan PLTU per Giga Watt Capai Rp6,7 Triliun
PT SMI Diharapkan Ikut...
PT SMI Diharapkan Ikut Berperan Kembangkan Infrastruktur Kesehatan
Menegaskan Komitmen...
Menegaskan Komitmen Dukungan Pembangunan Berkelanjutan dalam Presidensi G20
PT SMI Peroleh Sertifikat...
PT SMI Peroleh Sertifikat Green Building dari Sucofindo
RI Dapat Hibah 16 Juta...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
RI Kelola Dana Transisi...
RI Kelola Dana Transisi Energi Rp300 Triliun, Ekonom Tekankan Transparansi
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
26 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved