Garuda optimis raih 45,4 juta penumpang di 2015
Kamis, 06 Februari 2014 - 14:51 WIB
Garuda optimis raih 45,4 juta penumpang di 2015
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan dapat mengangkut 45,4 juta penumpang pada 2015. Tahun ini perseroan menyiapkan tambahan 27 pesawat baru.
VP E-Commerce Garuda Indonesia, Daniel Tumiwa mengatakan, tambahan 27 pesawat baru tersebut, terdiri dari dua unit B777-300ER, empat unit Airbus A330, 12 unit B737-800NG, tiga unit Bombardier CRJ-1000 NextGen, dan enam unit ATR 72-600. Dalam setahun, perseroan telah mencatatkan 25 juta penumpang.
Dia mengatakan, tahun ini pihaknya akan semakin mengembangkan layanan pembelian via online. Layanan ini menjadi prioritas karena lebih efisien bagi perseroan dan mudah dalam menganalisa dampaknya.
"Kami bisa dengan mudah melihat respon konsumen dari sosial media hingga pembelian tiket dari yang mengunduh. Sementara ini tidak dapat dilakukan apabila menggunakan media offline," ujarnya saat dijumpai hari ini, Kamis (6/2/2014).
Tahun ini, pihaknya ingin meningkatkan kontribusi layanan online dari 15 persen menjadi 20 persen. Hal ini akan didukung dengan mengembangkan fitur online yang akan membuat konsumen lebih aktif.
Pendekatan ini berbeda dengan sebelumnya yang lebih banyak menyuplai informasi, sementara konsumen pasif. "Kami akan membuat konsumen yang aktif memberikan informasi. Detailnya belum bisa disampaikan. Platformnya sudah ada tinggal diluncurkan saja," pungkasnya.
VP E-Commerce Garuda Indonesia, Daniel Tumiwa mengatakan, tambahan 27 pesawat baru tersebut, terdiri dari dua unit B777-300ER, empat unit Airbus A330, 12 unit B737-800NG, tiga unit Bombardier CRJ-1000 NextGen, dan enam unit ATR 72-600. Dalam setahun, perseroan telah mencatatkan 25 juta penumpang.
Dia mengatakan, tahun ini pihaknya akan semakin mengembangkan layanan pembelian via online. Layanan ini menjadi prioritas karena lebih efisien bagi perseroan dan mudah dalam menganalisa dampaknya.
"Kami bisa dengan mudah melihat respon konsumen dari sosial media hingga pembelian tiket dari yang mengunduh. Sementara ini tidak dapat dilakukan apabila menggunakan media offline," ujarnya saat dijumpai hari ini, Kamis (6/2/2014).
Tahun ini, pihaknya ingin meningkatkan kontribusi layanan online dari 15 persen menjadi 20 persen. Hal ini akan didukung dengan mengembangkan fitur online yang akan membuat konsumen lebih aktif.
Pendekatan ini berbeda dengan sebelumnya yang lebih banyak menyuplai informasi, sementara konsumen pasif. "Kami akan membuat konsumen yang aktif memberikan informasi. Detailnya belum bisa disampaikan. Platformnya sudah ada tinggal diluncurkan saja," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :