Harga rumah di Jerman 2013 naik

Senin, 17 Februari 2014 - 18:29 WIB
Harga rumah di Jerman...
Harga rumah di Jerman 2013 naik
A A A
Sindonews.com - Harga rumah di Jerman pada 2013 naik tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Hal ini dikarenakan suku bunga rendah yang membuatnya lebih murah untuk membiayai pembelian dan mendorong investor untuk beralih dari pasar obligasi ke real estate.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (17/2/2014), indeks yang diterbitkan hari ini oleh VDP Association of German Pfandbrief Banks, harga untuk rumah, apartemen dan bangunan tempat tinggal naik 4 persen dari tahun sebelumnya.

Itu kenaikan terbesar setidaknya sejak 2003, ketika VDP mulai mengumpulkan data, dan mengalahkan keuntungan 3,9 persen pada 2012. Sementaram indeks harga kantor naik 5,9 persen, kurang dari kenaikan 6,1 persen dari tahun sebelumnya.

Kenaikan perumahan Jerman sedang didorong oleh biaya pinjaman yang rendah dan kekurangan di kota-kota besar seperti Berlin dan Frankfurt. Di mana, permintaan konstruksi tertinggal. Harga kantor sedang didorong lebih tinggi oleh lembaga untuk mencari investasi yang menguntungkan di tengah hasil yang rendah di pasar pendapatan tetap.

"Permintaan untuk properti hunian tetap tinggi. Kota-kota besar dan kota-kota universitas terus menjadi pusat perhatian," kata General Manager VDP, Jens Tolckmitt.

Kondominium naik 4,9 persen dan bangunan apartemen naik 4,7 pada 2013, didorong oleh kenaikan 4,2 persen sewa baru. VDP mengumpulkan data harga dari kontrak hipotek yang ditandatangani di Jerman oleh 38 anggota bank, termasuk Deutsche Bank AG, Commerzbank AG, Banco Santander SA (SAN) dan ING Groep NV.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Terbesar Eropa...
Ekonomi Terbesar Eropa Mandek, Berpotensi Jatuh dalam Resesi
12.000 Perusahaan Jerman...
12.000 Perusahaan Jerman Bangkrut dalam Enam Bulan, Terparah Satu Dekade
Ekonomi Jerman Jatuh...
Ekonomi Jerman Jatuh dalam Krisis Struktural, Eropa Goyah?
Alarm Bahaya, Krisis...
Alarm Bahaya, Krisis Ekonomi Jerman Semakin Dalam
Tanda Bahaya Ekonomi...
Tanda Bahaya Ekonomi Terbesar Eropa, Pengangguran Jerman Tertinggi dalam 10 Tahun
Kanselir Olaf Scholz:...
Kanselir Olaf Scholz: Jerman Butuh Lebih Banyak Imigran
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
15 menit yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
28 menit yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
54 menit yang lalu
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
1 jam yang lalu
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved