RUPSLB GIAA setujui rencana right issue
Senin, 24 Maret 2014 - 19:01 WIB
RUPSLB GIAA setujui rencana right issue
A
A
A
Sindonews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyetujui rencana perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT I) dengan penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Bersamaan dengan hal tersebut, digelar pula pembahasan terkait perubahan Anggaran Dasar mengenai perubahan Pasal 4 ayat (2) dan (3) sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I Perseroan.
"RUPSLB dihadiri 84,94 persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia menyetujui rencana perseroan untuk menawarkan sebanyak 3.227.930.633 Saham Biasa Atas Nama Seri B atau sekitar 12,48 persen dari enlarged capital," kata Direktur Utama GIAA, Emirsyah Satar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/3/2014).
Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, setiap pemegang 701.409 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 4 April 2014 pukul 16.00 WIB, berhak atas 100.000 HMETD, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp460 per lembar saham.
Perseroan memperkirakan dapat meraih dana sebanyak-banyaknya Rp1,48 triliun dalam pelaksanaan PUT I tersebut. Rencananya, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan armada baru, yang direncanakan terdiri dari pesawat jeni B737 Series, B777 Series, A330 Series, dan A320 Series.
"Perolehan dana akan ditujukan untuk pembiayaan Pre-Delivery Payment (PDP) pesawat yang dibeli, security deposit pesawat yang disewa, final payment pembelian pesawat baru, maupun belanja modal lain," ujar Emir.
Pada 2014, Garuda Indonesia akan mendatangkan 27 armada baru yang terdiri dari dua Boeing 777-300 ER, empat Airbus A330, 12 Boeing 727-800 NG, tiga Bombardier CRJ1000 NextGen, dan enam ATR72-600.
"Pengembangan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan arus penumpang jasa transportasi udara melalui penambahan frekuensi penerbangan dan pembukaan rute-rute baru," pungkas Emir.
Bersamaan dengan hal tersebut, digelar pula pembahasan terkait perubahan Anggaran Dasar mengenai perubahan Pasal 4 ayat (2) dan (3) sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I Perseroan.
"RUPSLB dihadiri 84,94 persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia menyetujui rencana perseroan untuk menawarkan sebanyak 3.227.930.633 Saham Biasa Atas Nama Seri B atau sekitar 12,48 persen dari enlarged capital," kata Direktur Utama GIAA, Emirsyah Satar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/3/2014).
Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, setiap pemegang 701.409 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 4 April 2014 pukul 16.00 WIB, berhak atas 100.000 HMETD, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp460 per lembar saham.
Perseroan memperkirakan dapat meraih dana sebanyak-banyaknya Rp1,48 triliun dalam pelaksanaan PUT I tersebut. Rencananya, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan armada baru, yang direncanakan terdiri dari pesawat jeni B737 Series, B777 Series, A330 Series, dan A320 Series.
"Perolehan dana akan ditujukan untuk pembiayaan Pre-Delivery Payment (PDP) pesawat yang dibeli, security deposit pesawat yang disewa, final payment pembelian pesawat baru, maupun belanja modal lain," ujar Emir.
Pada 2014, Garuda Indonesia akan mendatangkan 27 armada baru yang terdiri dari dua Boeing 777-300 ER, empat Airbus A330, 12 Boeing 727-800 NG, tiga Bombardier CRJ1000 NextGen, dan enam ATR72-600.
"Pengembangan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan arus penumpang jasa transportasi udara melalui penambahan frekuensi penerbangan dan pembukaan rute-rute baru," pungkas Emir.
(izz)
Lihat Juga :