Tarif listrik panas bumi direkomendasikan USD10-20 sen/kwh

Kamis, 03 April 2014 - 16:51 WIB
Tarif listrik panas...
Tarif listrik panas bumi direkomendasikan USD10-20 sen/kwh
A A A
Sindonews.com - Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tisnaldi mengatakan, ADB dan Bank Dunia merekomendasikan penetapan tarif listrik panas bumi sebesar USD10-20 sen per kilowatt hour (kwh).

Penentuan tersebut berdasarkan range yang reasonable tergantung pada kondisi daerah masing-masing misalnya di Jawa dengan di Indonesia Timur tentu mempunya kondisi yang berbeda.

“Tarif tidak bisa ditetapkan satu angka tapi bergantung pada areanya,” jelas Tisnaldi, di Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Seperti diketahui saat ini harga panas bumi masih mengikuti feed in tariff yang dituangkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 22 Tahun 2012 tentang penugasan kepada PLN untuk melakukan pembelian tenaga listrik panas bumi dan harga patokan pembelian listrik dari PLTP.

Dalam peraturan disebutkan tarif listrik panas bumi dipatok USD0,1 hingga USD0,18 per kwh. Harga tertinggi USD0,18 yang diterapkan di daerah Indonesia Timur dengan pertimbangan biaya produksi yang lebih tinggi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Skema Insentif Kompensasi...
Skema Insentif Kompensasi Eksplorasi Panas Bumi Disusun Demi Investasi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
32 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
53 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved