Peluang IHSG Rebound Terbuka

Kamis, 05 Juni 2014 - 08:24 WIB
Peluang IHSG Rebound...
Peluang IHSG Rebound Terbuka
A A A
JAKARTA - Aksi jual dan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi kemarin diperkirakan akan membuka peluang pelemahan lanjutan pada perdagangan hari keempat pekan ini. Namun, peluang IHSG berbalik arah (rebound) juga terbuka lantaran sentimen positif dari Wall Street yang ditutup positif.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pola doji star masih bertahan di middle bollinger band (MBB ). MACD masih melandai dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih tertahan kenaikannya.

IHSG kemarin sempat bergerak naik dan masuk dalam target resisten 4.940-4.954, namun ditutup di bawah level tersebut. Menurut dia, aksi jual memanfaatkan kenaikan sebelumnya membuat IHSG sulit melanjutkan kenaikan.

“Dengan pelemahan yang terjadi tentu akan membuka peluang penurunan lanjutan, tetapi kondisi tersebut dapat berbeda jika laju bursa saham global dapat bergerak rebound,“ kata dia dalam risetnya, Kamis (5/6/2014).

Dia menuturkan, laju IHSG hari ini masih akan variatif dengan pelemahan tipis. IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4.915-4.925 dan resisten 4.945-4.958.

Reza menjelaskan, meski terdapat sentimen positif dari pernyataan Menteri Keuangan bahwa laju defisit kuartal II/2014 tidak akan seburuk tahun lalu dan ekspektasi peningkatan kredit konsumsi perbankan, namun belum mampu menghalau aksi jual yang terjadi kemarin.

Bahkan kembalinya aksi beli asing juga tidak cukup membantu kenaikan lanjutan IHSG karena besarnya volume jual, terutama dari investor lokal. Aksi jual ditenggarai karena masih merespon negatifnya laju rupiah yang masih melanjutkan penurunannya.

Selain itu, variatif mulai tertahannya laju bursa saham Asia juga turut menahan IHSG. Di sisi lain, masih adanya daya beli pada saham-saham manufaktur, perdagangan, dan beberapa properti setidaknya dapat mengurangi penurunan yang terjadi.

Sepanjang perdagangan Rabu (4/6/2014), IHSG menyentuh level tertinggi 4.946,89 di mid sesi 1 dan menyentuh level terendah 4.919,92 di mid sesi 2 dan berakhir di level 4.932,56.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
32 menit yang lalu
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
1 jam yang lalu
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
1 jam yang lalu
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
1 jam yang lalu
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
1 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved