Melonjak 122,92%, BEI Suspensi Saham LINK

Selasa, 17 Juni 2014 - 10:27 WIB
Melonjak 122,92%, BEI...
Melonjak 122,92%, BEI Suspensi Saham LINK
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Link Net Tbk (LINK) karena meningkatnya aktivitas transaksi dan harga kumulatif yang signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, harga saham LINK meningkat sebesar Rp2.950 atau 122,92% dari harga penutupan Rp2.400 pada 2 Juni menjadi Rp5.350 pada 16 Juni 2014.

"Maka PT Bursa Efek Indonesia perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Link Net Tbk dalam rangka cooling down pada perdagangan hari ini," kata dia dalam pengumuman di BEI, Selasa (17/6/2014).

Penghentian sementara perdagangan saham LINK tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai untuk memberikan waktu memadai kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham LINK.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," ujar dia.

Perusahaan penyedia jaringan tetap lokal berbasis packet switched dan jasa layanan internet tersebut baru saja mencatatkan saham perdananya di BEI pada 2 Juni 2014.

Emiten ke-12 tahun ini menawarkan harga perdana Rp1.600 per lembar. Dengan melepas 304.265.000 atau setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) mencapai Rp486,82 miliar.

Dana hasil IPO anak usaha PT First Media Tbk (KBLV) tersebut digunakan untuk pengembangan layanan internet, pengembangan konten dan distribusi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
59 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved