Harga Daging Ayam di Kendal Meroket

Selasa, 17 Juni 2014 - 16:47 WIB
Harga Daging Ayam di...
Harga Daging Ayam di Kendal Meroket
A A A
JAKARTA - Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) terus merangkak naik menjelang Ramadan. Namun, harga daging sapi relatif normal.

Kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak satu bulan lalu. Dari harga daging ayam potong semula Rp26 ribu merangkak naik menjadi Rp29 ribu per kilogram (kg). Hingga kemarin harganya mencapai Rp32 ribu per kg.

Sementara harga daging ayam kampung yang semula Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kg. Terakhir, harganya mencapai Rp65 ribu per kg.

Selain harga yang terus meroket, stok daging ayam juga berkurang. Hal ini diduga pemasok masih menimbun hingga Ramadan dan Lebaran.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Kendal, Tutik mengatakan, kenaikan harga yang terus merangkak membuat angka penjualan tidak stabil. Kondisi tersebut membuatnya mengurangi stok.

"Pembeli tidak bisa dipastikan. Kadang cukup banyak, kadang sepi. Jadi stok saya kurangi. Selain itu, stok dari pemasok juga berkurang," katanya, Selasa (17/6/2014).

Dia menambahkan, kenaikan harga tidak terjadi pada daging sapi. Menurutnya harga daging sapi masih sekitar Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kg untuk kualitas nomor dua. Sedangkan untuk kualitas satu, harga berkisar Rp90 ribu sampai Rp95 ribu per kg.

"Tapi hampir sama dengan pembeli daging ayam, pembeli daging sapi juga sepi," lanjutnya.

Marni, seorang pemilik warung nasi ayam di sekitar Pasar Weleri mengaku pendapatannya menurun setelah harga daging ayam mengalami kenaikan. Sebab, meskipun harga daging ayam relatif mahal, dia tidak menaikkan harga jual nasi ayamnya.

"Masih sama seperti biasa, satu porsi Rp6.000. Ya kalau mencari untung belum bisa, hanya saja hasil jualan dibuat modal lagi," paparnya.

Dia berharap, harga daging ayam maupun sembako tidak mengalami kenaikan yang cukup tinggi menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Kalau memang naik, ya sewajarnya saja. Kasihan masyarakat tidak bisa mengonsumsi daging karena mahal," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
6 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved