IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Rabu, 18 Juni 2014 - 08:34 WIB
IHSG Diprediksi Menguat...
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan menguat. Namun penguatan IHSG diprediksi masih terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak mixed to up setelah gagal breakout support fibo 100% pada perdagangan kemarin.

“Hari ini indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan kenaikan terbatas," kata dia dalam risetnya, Rabu (18/6/2014).

Dia memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak pada support di level 4.888 dan resistance di level 4.919. Peluang reli IHSG di zona hijau hari ini didukung positifnya bursa saham Amerika Serikat (AS) yang ditutup menguat.

Pasar saham AS melanjutkan reli kenaikan, seiring penguatan saham-saham perbankan. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,16% dan indeks S&P500 sebesar 0,22%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh meredanya konflik di Irak. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,34%. Sementara indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,35%.

Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,22% ke level USD106,56 per barel. Di sisi lain, harga emas Comex terkoreksi 0,05% ke posisi USD1.271,40 per ons.

Dari dalam negeri, utang luar negeri Indonesia pada April 2014 sebesar USD276,6 miliar, tumbuh 7,6% dari periode yang sama tahun lalu. Utang luar negeri pemerintah mencapai USD131 miliar dan utang swasta USD145,62 miliar. Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 8,7% (secara tahunan), laju pertumbuhan utang luar negeri Indonesia pada April 2014 relatif melambat.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved