Ini HPE Produk Pertanian dan Kehutanan per Juli

Sabtu, 28 Juni 2014 - 12:25 WIB
Ini HPE Produk Pertanian...
Ini HPE Produk Pertanian dan Kehutanan per Juli
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 30/M-DAG/PER/6/2014 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Penetapan HPE periode Juli 2014 tersebut dilakukan setelah memperhatikan rekomendasi dan hasil rapat koordinasi dengan instansi-instansi teknis terkait, khususnya dalam menyikapi perkembangan harga komoditas baik nasional maupun internasional,” kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi dalam rilisnya, Sabtu (28/6/2014).

Produk pertanian dan kehutanan yang dikenakan Bea Keluar (BK) adalah produk minyak sawit (CPO), biji kakao, kayu, dan kulit. Penetapan HPE CPO didasarkan pada harga referensi CPO, yaitu USD870,35 per metrik ton (MT) yang turun sebesar USD44,91 atau 4,9% dari periode bulan sebelumnya USD915,26 per MT.

"Dari harga tersebut didapat HPE CPO sebesar USD799 per MT yang turun USD45 atau 5,3% dibandingkan periode bulan sebelumnya USD844 per MT," ujar dia.

Penetapan BK CPO sebesar 10,5% tercantum pada kolom 4 lampiran III PMK 128 Tahun 2013, yaitu bergeser turun satu kolom dibandingkan dengan BK CPO periode Juni 2014 sebesar 12%.

Sementara itu, harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami kenaikan sebesar USD135,22 atau 4,6% dari USD2.932,41 per MT menjadi USD3.067,63 per MT. Kenaikan ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga meningkat sebesar USD132 atau 5% dari USD2.634 per MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD2.766 per MT.

Namun, BK biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya sebesar 10%. “Penurunan harga referensi dan HPE untuk produk CPO dan biji kakao disebabkan oleh menurunnya harga internasional untuk kedua komoditas tersebut,” jelas Bachrul.

Untuk HPE produk kayu, setelah melalui pembahasan oleh Tim Teknis Penetapan HPE selama tiga bulan terakhir disepakati penyesuaian besaran harga yang mengacu pada usulan HPE dari Ditjen Bina Usaha Kehutanan, Kementerian Kehutanan. Secara umum, nilai HPE produk kayu meningkat antara 4,2%-75%.

“HPE untuk produk kayu belum pernah berubah sejak 2007 dan sudah saatnya dilakukan penyesuaian. Oleh karena itu, setelah melalui pembahasan dengan melibatkan stakeholders perkayuan nasional, disepakati besaran HPE yang baru untuk produk kayu,” ungkapnya.

Sementara untuk HPE komoditas produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Genjot Ekspor, Makanan...
Genjot Ekspor, Makanan Olahan dan Hasil Pertanian Jadi Primadona
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
5 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved