CT Berharap Renegosiasi KK Minerba Selesai September

Senin, 07 Juli 2014 - 15:16 WIB
CT Berharap Renegosiasi...
CT Berharap Renegosiasi KK Minerba Selesai September
A A A
JAKARTA - Kementerian bidang Perekonomian dengan beberapa kementrian ekonomi terkait, hari ini membahas mengenai perundang-undangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Salah satu dari beberapa agenda yang dibahas adalah mengenai evaluasi keberhasilan renegosiasi seluruh kontrak karya mineral dan batu bara atau Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) dalam rapat tersebut juga membahas seluruh kontrak karya (KK) yang jumlahnya 111 kontrak.

"Seluruh KK itu jumlah 111, yang dua sudah expired. Sehingga dari 111, itu sisa 109. Dari 109, dua itu yang termasuk dalam PKP2B memiliki masalah. Masalahnya adalah tumpang tindih masalah dengan IUP (Izin Usaha Pertambangan). Kedua masalah internal pemegang saham," ujar CT usai rapat di gedung Menko Jakarta, Senin (7/7/2014).

CT menuturkan, dari 109 itu hanya 107 KK dan PKP2B yang akan masuk dalam proses renegosiasi. Dari catatan yang ada, lanjut CT, dari 107 KK dan PKP2B, 40 telah menyelesaikan renegosiasi, artinya sudah sepakat dengan pemerintah. Dalam hal ini Dirjen Minerba Kementerian ESDM.

"Nah dari 40 yang seluruhnya sudah sepakat, tujuh masuk dalam kategori kontrak karya, 33 masuk PKP2B. Jadi total 40. Sisanya, 67 baru sepakati sebagian dari item yang ada," ujar CT.

Dalam kaitan tersebut, pihaknya sudah membahas semuanya termasuk menkeu dan kementerian lain terkait untuk memberikan guidance utuh kepada kementerian ESDM, khususnya Dirjen Minerba agar bisa menyelesaikan yang belum menyepakati paling lambat sekitar September.

"September, seluruh kontrak karya dan PKP2B itu saya harap bisa diselesaikan," pungkas CT.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
39 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
48 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
Israel Berharap Temukan...
Israel Berharap Temukan Jasad Legenda Mossad Eli Cohen di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved