BI: Rupiah Menguat karena Capital Inflow

Jum'at, 11 Juli 2014 - 14:30 WIB
BI: Rupiah Menguat karena...
BI: Rupiah Menguat karena Capital Inflow
A A A
JAKARTA - Dampak pemilihan umum presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014 diklaim beberapa pihak telah berpengaruh terhadap menguatnya rupiah pekan ini.

Namun, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara berpendapat menguatnya rupiah didasarkan atas masuknya aliran dana asing (capital inflow) beberapa perusahaan di Indonesia.

"Kebetulan ada inflow dari perusahaan saat menjelang Pilpres. Ketika rupiah melemah, memang ada juga beberapa yang outflow. Sehingga mereka menunggu dulu hingga Pilpres selesai, baru bereaksi," ujar dia di gedung Bank Indonesia, Jumat (11/7/2014).

Di tempat yang sama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, bahwa dengan terselenggaranya Pilpres dengan aman, berimbas pada nilai tukar rupiah yang menguat.

"Secara umum, yang namanya nilai tukar ada penguatan. Ini karena semua menyambut baik Pilpres yang terselenggara dengan aman. Indonesia harus memperbaiki fundamental ekonomi. Kita juga menyambut baik, masalah ekspor non migas yang menunjukkan kondisi membaik dan harus diikuti bidang lain, khususnya pengolaan migas," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
9 menit yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
25 menit yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
55 menit yang lalu
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
10 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
10 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved