Wall Street Menguat Didukung Saham Citigroup

Selasa, 15 Juli 2014 - 09:05 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Saham Citigroup
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir melanjutkan penguatan. Indeks Dow Jones menguat dan mencatat rekor intraday tertinggi didukung laba bersih Citigroup yang di atas proyeksi serta aksi merger dan akuisisi.

Saham Citigroup Inc melonjak 3% menjadi USD48,42 dan menjadi saham pendongkrak terbesar indeks S&P 500. Saham bank tersebut menguat setelah Citigroup melaporkan laba bersih kuartal II di atas estimasi dan setuju membayar USD7 miliar untuk menyelesaikan penyelidikan pemerintah AS atas efek beragun aset. Indeks keuangan S&P naik 0,6%.

"Citigroup adalah bank umum utama pertama yang melaporkan kinerja. Tren tampaknya menunjuk bahwa sektor keuangan akan memiliki musim laba yang baik," kata Kepala Ekonom Pasar Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir Reuters, Selasa (15/7/2014).

Sementara aktivitas merger maupun akuisisi di sektor teknologi menunjukkan bahwa pasar saham Amerika Serikat (AS) masih menarik bagi investor. Produsen pengembang dan penjual obat-obatan untuk penyakit langka, Shire Plc sepakat diakuisisi AbbVie Inc senilai USD53 miliar.

Saham Shire naik 2,1% menjadi USD254,27, sedangkan saham AbbVie tergelincir 0,2% menjadi USD54,85​​. Sementara produsen obat generik, Mylan Inc menyatakan akan membeli Abbott Laboratories serta bisnis generik di luar Amerika Serikat senilai USD53 miliar. Saham Mylan naik 2,1% menjadi USD51,24, sementara saham Abbott naik 1,3% menjadi USD41,82.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 111,61 poin atau 0,66% menjadi 17.055,42; indeks S&P 500 naik 9,53 poin atau 0,48% ke 1.977,10 dan Nasdaq Composite bertambah 24,93 poin atau 0,56% ke 4.440,42.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
36 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Siapkan Rp...
Elon Musk Siapkan Rp 617 Triliun untuk Borong Saham Twitter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved