Utang Luar Negeri Indonesia Naik 9,7%

Kamis, 17 Juli 2014 - 17:25 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 9,7%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2014 naik 9,7% dibanding posisi Mei 2013 menjadi sebesar USD283,7 miliar.

Kepala Departemen Statistik BI Hendy Sulistyowati mengungkapkan, meningkatnya ULN Indonesia disebabkan karena pembelian Surat Utang Negara (SUN) di luar negeri.

"Bukan karena pemerintah menarik pinjaman baru di bulan Mei, tapi aliran masuk modal asing ke Indonesia, masuk membeli SUN yang dibeli oleh asing," ujar dia di Gedung BI Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Menurutnya, konsenkuensi pembelian SUN yang tinggi di luar negeri menyebabkan utang publik atau pemerintah meningkat.

ULN Indonesia pada sektor publik tumbuh sebesar 4,1% year on year (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,2%. Sementara untuk sektor swasta tumbuh 15,2% yoy dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 13,2%.

"Cukup tinggi jadi itu penyebab utang luar negeri naik, investor naik kemudian mereka membeli SUN naik, jadi konsekuensinya sehingga utang publiknya meningkat," katanya.

Sekadar informasi, ULN saat ini lebih tinggi dibandingkan ULN pada bulan April 2014, dimana pertumbuhan April 2014 sebesar 7,7% .

Peningkatan pertumbuhan posisi utang luar negeri terjadi baik pada utang luar negeri jangka panjang maupun jangka pendek. Tercatat utang luar negeri Indonesia yang berjangka panjang pada Mei 2014 tumbuh 10,1% atau sebesar sementara ULN berjangka pendek tumbuh 8,3%.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
5 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
5 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
5 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
5 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
5 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved