Harga Cabai di Garut Naik 100% Jelang Lebaran

Selasa, 22 Juli 2014 - 15:58 WIB
Harga Cabai di Garut...
Harga Cabai di Garut Naik 100% Jelang Lebaran
A A A
GARUT - Sejumlah komoditas bahan makanan pokok di Pasar Induk Guntur Ciawitali, Garut, Jawa Barat mulai merangkak naik. Kenaikan harga dipicu semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi.

Komoditas cabai merupakan salah satu bahan makanan pokok yang harganya melejit dua kali lipat. Beberapa jenis cabai yang mengalami kenaikan harga yaitu cabai merah, cabai hijau, cabai rawit campuran, dan cabai rawit inul.

"Cabai merah sekarang harganya Rp28.000 per kilogram (kg). Beberapa waktu lalu hanya Rp12.000 per kg," kata Nanang, pedagang cabai di Blok I Pasar Induk Guntur Ciawitali Garut, Selasa (22/7/2014).

Dia menyebutkan, untuk cabai hijau kini harganya Rp15.000 dari sebelumnya Rp8.000 per kg. Sementara cabai rawit inul per kg kini seharga Rp20.000 dari sebelumnya Rp12.000 per kg.

"Kalau cabai rawit campuran, hanya naik Rp3.000. Yaitu dari Rp12.000 per kg, kini menjadi Rp15.000 per kg," ucapnya.

Nanang menduga, dari berbagai jenis cabai, kenaikan yang paling terasa terjadi pada harga cabai merah. Diprediksinya, harga cabai merah akan melesat hingga tembus Rp40.000 per kg. "Nanti dekat Lebaran, biasanya akan sampai Rp40.000 per kg cabai merah," ucapnya.

Tidak hanya beragam jenis cabai, komoditas daging yang dijajakan para pedagang di pasar pun mulai kembali naik. Pada komoditas daging mengalami kenaikan Rp2.000 per kg.

"Kemarin, harga daging ayam Rp28.000 per kg. Sekarang harganya menjadi Rp30.000 per kg. Daging sapi pun sama, sebelumnya Rp93.000 per kg, sekarang menjadi Rp95.000," kata Aisyah, pedagang daging di Blok GH.

Sama seperti daging, beberapa jenis jeroan pun harganya ikut naik. Untuk jeroan jenis ati ampela, seharga Rp30.000 per kg dari sebelumnya Rp28.000. Sementara usus menjadi Rp18.000 dari sebelumnya 16.000 per kg.

"Kalau kulit sapi, naiknya Rp4.000 per kg. Dari sebelumnya Rp20.000, sekarang menjadi Rp24.000 per kg," ujarnya.

Aisyah mengaku kenaikan harga pada komoditas daging akan terus mengalami kenaikan. Berkaca pada Lebaran tahun lalu, kenaikan komoditas daging ini diprediksi bisa berlangsung hingga pertengahan Syawal. "Sekarang mungkin harganya naik Rp2.000. Besok saya tidak tahu lagi," katanya.

Dia mengaku terpaksa menaikkan harga karena harus mengikuti harga yang ditetapkan pemasok daging. Meski mengalami kenaikan, Aisyah menuturkan kondisi ini tidak menyurutkan minat konsumen membeli daging.

"Sejauh ini tidak ada masalah dengan tingkat pembelian dari konsumen," ucapnya.

Sementara, Kepala Sub Bagian TU UPTD Pasar Induk Guntur Ciawitali Garut Ahmad Wahyudin memperkirakan, puncak kenaikan harga bahan makanan pokok akan terjadi pada Jumat (25/7/2014) atau Sabtu (26/7/2014).

"Harga saat ini baru permulaan. Diperkirakan akan terus mengalami kenaikan pada beberapa hari kedepan," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Gresik Tembus Rp120 Ribu Per Kilogram
Harga Cabai Mahal, Emak-emak...
Harga Cabai Mahal, Emak-emak Diminta Konsumsi Cabai Olahan dan Tanam Sendiri
Waduh! Terungkap Harga...
Waduh! Terungkap Harga Cabai Mahal karena Kena Penyakit
Harga Cabai Rawit Bikin...
Harga Cabai Rawit Bikin Pedagang Cemas Pembeli Jadi Irit
Drama Cabai Rawit Merah:...
Drama Cabai Rawit Merah: Sudah Harga Meroket, Stok Sulit Didapat Pula
Usai Tahun Baru, Harga...
Usai Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Batubara Tak Lagi Menyengat
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
14 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
29 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved