Menkeu: Pembahasan APBN 2015 Baru Seputar Gaji

Senin, 04 Agustus 2014 - 14:38 WIB
Menkeu: Pembahasan APBN...
Menkeu: Pembahasan APBN 2015 Baru Seputar Gaji
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengungkapkan, pemerintahan yang akan datang tidak perlu khawatir karena tidak ikut dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015.

Saat ini, pembahasan APBN 2015 yang dilakukan pihaknya baru seputar gaji untuk kementerian dan lembaga (K/L), serta biaya operasionalnya.

"Tetapi yang ingin saya sampaikan intinya pemerintah baru enggak perlu terlalu khawatir. Kenapa? Karena APBN 2015 yang dibahas ini hanya gaji kementerian/lembaga, biaya operasionalnya. Tidak ada program baru," ujarnya usai acara Halal Bihalal di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (4/8/2014).

Chatib menjelaskan, pemerintahan baru masih memiliki ruang untuk membentuk program yang akan dicanangkannya dalam 5 tahun ke depan. Biasanya pemerintahan baru akan mengubah APBN sekitar awal tahun.

"Pemerintahan baru biasanya selalu mengubah APBN sekitar awal tahun. Ada ruang di awal Januari atau akhir Januari. Mereka bisa datang dengan program baru. Sebab itu, saya tidak berani memasukkan inisiatif baru," katanya.

Menkeu menegaskan, secara keseluruhan APBN 2015 sepenuhnya kewenangan pemerintahan baru. Hal yang ditunggu saat ini hanyalah persoalan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Persoalannya itu begini, kita kan harus tunggu MK. KPU sudah menyatakan presiden terpilih Pak Jokowi. Tetapi ada gugatan ke MK sehingga secara ofisial kita harus nunggu keputusan MK. Jadi, persoalnnya adalah soal waktu," tandas Chatib.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
15 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved