Pendapatan semester I-2014 MNC Investama Rp6,1 T

Selasa, 05 Agustus 2014 - 14:37 WIB
Pendapatan semester...
Pendapatan semester I-2014 MNC Investama Rp6,1 T
A A A
JAKARTA - PT MNC Investama Tbk (BHIT) mencatatkan pendapatan sepanjang semester I-2014 menjadi Rp6,1 triliun atau naik 9% dari Rp5,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal ini seiring dengan pertumbuhan kinerja yang signifikan dari masing-masing entitas anak BHIT yang merupakan kelanjutan dari hasil kerja yang memuaskan pada kuartal pertama 2014.

EBITDA perseroan juga mengalami peningkatan 10% menjadi Rp2,2 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dari Rp2 triliun.

Group President & CEO BHIT Hary Tanoesoedibjo mengatakan, kinerja keuangan perseroan pada semester I tahun ini mencerminkan baiknya kinerja entitas anak dalam memanfaatkan peluang di tengah kondisi perekonomian yang masih diwarnai oleh upaya pemulihan ekonomi global dan regional.

“Perseroan melalui entitas anak PT MNC Kapitasl Indonesia Tbk (BCAP) telah melaksanakan beberapa aksi korporasi pada semester I tahun ini diantaranya pengambilalihan 25% kepemilikan saham PT Bank ICB Bumiputera Tbk (BABP), ” ujar HT dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (5/8/2014).

Atas pembelian ini, BCAP telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi salah satu pemegang saham pengendali dari BABP dan selanjutkan nama bank tersebut akan segera dirubah menjadi PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank).

HT mengungkap, pada semester I tahun 2014 sektor media berbasis konten dan iklan berkontribusi terhadap pendapatan konsolidasi BHIT sebesar 54% atau mencapai Rp3,3 triliun, disusul sektor media berbasis pelanggan sebesar 26% atau sebesar Rp1,6 triliun.

“Kontribusi dari sektor jasa keuangan mencapai 7% atau sebesar Rp440,4 miliar,” ujar dia.

Menurutnya, hasil tersebut didukung oleh kinerja operasional yang sangat baik dari masing-masing entitas anak.

Dia mengungkap, dari sektor media, pertumbuhan pendapatan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) didorong oleh kenaikan pendapatan iklan dari ketiga TV nasional Free-To-Air (RCTI, MNCTV, dan Global TV). Sementara itu, pendapatan iklan tumbuh 7% menjadi Rp3,1 triliun dari Rp2,9 triliun.

Dia mengatakan, pendapatan iklan merupakan kontributor terbesar dengan kontribusi sebesar 93% dari total pendapatan. “Kinerja sektor media yang sangat baik itu tercermin dari kemampuan perseroan dalam terus memproduksi program yang populer dan inovatif, mulai dari drma seri sampai talent show,” terang HT.

Disamping itu, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) meraih pertumbuhan pesat pada pelanggan aktif dari 2 juta pelanggan di semester I 2013 menjadi 2,5 juta pelanggan atau tumbuh 25%.

Menurut HT, agar perseroan tetap dapat mempertahankan level profitabilitas yang sehat, pihaknya telah melakukan penyesuaian harga paket berlangganan pada akhir semester pertama kepada seluruh pelanggan.

Pada sektor jasa keuangan dibawah PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) juga mencatatkan hasil yang baik seiring ekspasi bisnis oleh entitas anak diantaranya MNC Securities melalui kinerja 32 cabangnya berhasil meningkatkan nilai rata-rata transaksi harian sepanjang semester I 2014 yakni mencapai Rp243,1 miliar, dimana pada periode sebelumnya mencatatkan transaksi harian sebesar Rp224,1 miliar.

HT menyampaikan, MNC Life dan MNC Insurance berhasil meraih total premi bersih sekitar Rp158 miliar atau naik 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Total asset managed dari MNC Finance per akhir Juni 2014 mencapai Rp1,9 triliun atau tumbuh 44%,” imbuhnya.

Sampai dengan akhir tahun 2014, perseroan menargetkan dapat membukukan pendapatan lebih dari Rp15 triliun. Sedangkan bottom line ditargetkan berada dikisaran Rp1 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Investama Tunjuk...
MNC Investama Tunjuk Santi Paramita jadi Direktur, Ini Profilnya
Tumbuh 60%, MNC Asia...
Tumbuh 60%, MNC Asia Holding (BHIT) Cetak Laba Bersih Rp2,45 Triliun di 2021
MNC Investama Raih Pendapatan...
MNC Investama Raih Pendapatan Rp14,8 Triliun pada 2020
BHIT Kantongi 44,09%...
BHIT Kantongi 44,09% Saham IATA, Bidik Pendapatan Rp4,20 Triliun
Hingga Juni 2024, BHIT...
Hingga Juni 2024, BHIT Catatkan Laba Bersih Rp956,8 Miliar
BHIT Gelar Right Issue...
BHIT Gelar Right Issue Bulan Depan, Konversi Obligasi jadi Saham
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved