APBN 2015 Harus Prioritaskan Infrastruktur dan Pangan

Selasa, 19 Agustus 2014 - 10:20 WIB
APBN 2015 Harus Prioritaskan...
APBN 2015 Harus Prioritaskan Infrastruktur dan Pangan
A A A
JAKARTA - Postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai belum merinci anggaran untuk kesejahteraan rakyat.

Padahal, RAPBN 2015 harus fokus kepada kepentingan rakyat seperti infrastruktur dan kedaulatan pangan.

"APBN 2015 ini seharusnya menjadi perubahan yang baik, artinya pembagunan sistem juga harus berjalan baik untuk kebaikan rakyat. Sebab, APBN tidak boleh hanya untuk memenuhi hajat dan kegiatan yang sifatnya rutinitas, namun harus bisa membuat perubahan," kata Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Sukiman dalam siaran pers di Jakarta, selasa (19/8/2014).

Menurutnya, APBN harus mengedepankan kepentingan rakyat, khususnya terkait infrastruktur yang berada di daerah tertinggal. Tujuannya agar jurang pemisah antara pulau Jawa dan non pulau Jawa yang selama ini terentang lebar semakin dipersempit,

Selain itu, lanjut dia, prioritas kedaulatan pangan harus dikedepankan dan harus menjadi tolak ukur di negara ini, termasuk perhatian serius dalam hal subsidi pupuk bagi petani.

"Agar negara ini tidak terus-terusan tergantung kepada impor," ucap anggota Komisi IV DPR ini.

Sementara, Anggota DPR lainnya, Ecky Awal Muharam mengatakan, harus ada perbaikan besar-besaran dalam konsep pertanian selama ini, agar bisa menghasilkan sesuatu yang baru dalam pertanian.

Pemerintah ke depan harus lebih memfokuskan dalam bidang pertanian. "Perbaikan pertanian harus langsung dikontrol dari pusat," tegas Ecky.

Untuk diketahui, dalam postur RAPBN 2015 seperti pendapatan negara direncanakan Rp1.762,29 triliun, atau naik 7,8% dari APBN Perubahan 2014, sedangkan anggaran belanja direncanakan Rp2.019,86 triliun, atau naik 7,6% dari APBN Perubahan 2014.
Melihat hal itu, defisit anggaran dalam RAPBN 2015 menjadi Rp257,57 triliun atau 2,32% dari produk domestik bruto (PDB).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved