DPR Pertanyakan Kinerja Enam Kerangka Kerja Kemenpera

Rabu, 27 Agustus 2014 - 14:18 WIB
DPR Pertanyakan Kinerja...
DPR Pertanyakan Kinerja Enam Kerangka Kerja Kemenpera
A A A
JAKARTA - Komisi V DPR RI mempertanyakan, sejauh mana penerapan kinerja dari enam kerangka kerja Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Anggota Komisi V DPR RI, Yoseph Umar Hadi meminta pemerintah dalam ini Kementerian Perumahan Rakyat untuk menyamakan pandangan terkait kinerjanya ke depan.

"Kami ingin bertanya bagaimana Kementerian Perumahan Rakyat ke depan dan kami menunggu pemerintah menyamakan pandangan," kata Yoseph dalam rapat kerja (raker) antara Kemenpera dan Komisi V DPR RI dengan agenda Pembahasan RKA K/L mitra kerja Komisi V DPR RI dalam RAPBN TA 2015, Rabu (27/8/2014).

Lebih jauh lagi, Yoseph mengatakan bahwa Kemenpera dihidupkan kembali pada masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan enam kerangka kerjanya. Enam hal yang menjadi kerangka kerja Kemenpera yaitu, mengatasi backlog, penyediaan rumah layak huni, mengatasi kawasan kumuh, meningkatkan daya beli masyarakat, penyediaan tanah, dan kemitraan.

Dia berharap Kemenpera diberdayakan lagi sebagai ujung tombak perumahan rakyat. "Dari enam hal yang menjadi kerangka kerja kemenpera, jadi sampai dimanakah posisi kita?" terang Yoseph.

Sementara itu, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, yang hadir dalam rapat dimaksud mengatakan bahwa dirinya telah bersungguh–sungguh melaksanakan program kerjanya, salah satunya dengan meningkatkan anggaran Kemenpera.

"Di masa awal pemerintahan, saya telah berhasil meningkatkan anggaran dari Rp900 miliar menjadi Rp4 triliun. Hal ini dikarenakan juga dukungan dari Komisi V DPR RI," ucap Djan.

Dia juga mengatakan bahwa Kemenpera telah berhasil mencapai target pembangunan rusunawa khususnya untuk Pondok Pesantren (Ponpes) yang mencapai sekitar 64%, rusunawa pekerja 6%, anggota polri 7%, mahasiswa 13% dan TNI 10%.

Di dalam Rapat Kerja dimaksud telah disepakati beberapa poin penting yaitu, Komisi V DPR RI mendesak Kemenpera untuk meningkatkan kinerjanya sehingga target pencapaian yang direncanakan dapat terealisasi secara optimal.

Selain itu, Komisi V juga akan memperjuangkan kenaikan pagu anggaran untuk program–program prioritas sesuai dengan mekanisme pembahasan anggaran di Badang Anggaran DPR RI.

Ada pun Pagu RAPBN TA 2015 Kemenpera sebesar Rp9,7 triliun, sementara pagu kebutuhan Rp32,5 triliun. Oleh karena itu terdapat kekurangan sebesar Rp22,8 tiliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
31 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
41 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
57 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
58 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved