Wamenkeu: Tak Ada Ruang BBM Over Kuota

Jum'at, 29 Agustus 2014 - 15:49 WIB
Wamenkeu: Tak Ada Ruang...
Wamenkeu: Tak Ada Ruang BBM Over Kuota
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang PS Brodjonegoro menegaskan, tidak ada ruang untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) melebihi kuota yang ditetapkan, yaitu 46 juta kiloliter (kl).

"Harus diupayakan segala cara untuk 46 juta kiloliter. Saya pikir, yang kemarin heboh itu karena mungkin terlalu ekstra ketat. Tapi kita harus lihat banyak juga SPBU yang enggak ada apa-apa," terang dia di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Dia mengatakan, yang perlu diperbaiki adalah alokasi dari distribusi BBM berdasarkan wilayah dan daerahnya. Menurutnya, paling penting adalah target 46 juta kl tidak terlampaui.

"Pokoknya itu supaya Pertamina lebih hati-hati dalam mengantisipasi. Supaya tidak terlalu ketat sekarang, dan hanya untuk semua SPBU. Padahal, kalau management distribusinya lebih bagus, buktinya banyak SPBU yang enggak kenapa-kenapa," tutur Bambang.

Sebab itu, lanjut Wamenkeu, ada yang salah dalam konteks alokasi. Karena itu, dia berpesan agar semua pihak tidak membuat masyarakat menjadi panik dengan isu bahan bakar primadona tersebut.

"Dalam artian mereka kemarin berebut, membeli subsidi BBM sebanyak-banyaknya. Beli sesuai kebutuhan lah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
46 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved