Fluktuasi Nilai Rupiah Pengaruhi Harga Baja

Kamis, 18 September 2014 - 19:22 WIB
Fluktuasi Nilai Rupiah...
Fluktuasi Nilai Rupiah Pengaruhi Harga Baja
A A A
JAKARTA - Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) Yerry menilai, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) memengaruhi kenaikan harga baja terutama Hot Rolled Coil (HRC).

Hal ini dikarenakan beberapa bahan baku masih harus diimpor dengan harga pembelian dalam USD. Sehingga menyebabkan biaya produksi baja membengkak.

"Dengan demikian, ada keyakinan yang kuat pasar harga baja domestik akan segera membaik," katanya, Kamis (18/9/2014).

Selain itu, konflik Ukraina-Rusia menyebabkan terganggunya supply slab dunia dan berakibat kenaikan harga slab sebagai bahan baku (semi finished). Sehingga berdampak pada kenaikan harga HRC sekitar USD25-35.

Sebagai informasi, Rusia dan Ukraina merupakan negara pemasok slab terbesar di dunia. Total ekspor slab Rusia dan Ukraina diperkirakan lebih dari 13,5 juta ton atau sekitar 54% dari total kebutuhan ekspor slab dunia sekitar 25 juta ton (SBB Platts).

Situasi Rusia-Ukraina juga berpotensi pada kenaikan harga ekspor HRC China dan dunia sampai akhir 2014.

Dalam laporan World Steel Dynamic Agustus 2014, harga ekspor Hot Rolled Band (HRB) China diperkirakan akan meningkat USD25-35/ton.

Sejalan dengan situasi pasar internasional, pasar domestik cenderung membaik, apalagi
dengan diterapkannya Permendag 28/M-DAG/PER/6/2014 tentang Ketentuan Impor Baja
Paduan.

Penerapan Permendag ini menjamin kondisi perdagangan baja domestik kembali normal tidak terganggu praktik-praktik perdagangan ilegal and unfair.

Data di lapangan, sejumlah puluhan ribu ton baja paduan digagalkan karena tidak memenuhi Permendag tersebut.

Di antaranya ada satu importir yang meminta izin sampai 40.000 ton dapat digagalkan karena tidak memenuhi ketentuan Permendag.

Situasi ini berakibat membaiknya pasar domestik karena harga kembali normal. "Harga pasar akan kembali normal, karena terciptanya iklim persaingan yang fair," ujarnya.

Menurutnya, pasar juga menunjukkan sentimen positif dengan menaruh harapan kepada pemerintah baru untuk merealisasikan berbagai proyek infrastruktur ke depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baja Nasional, Mutu...
Baja Nasional, Mutu Global: Krakatau Steel Bidik Kepercayaan Pasar
Raker Penyelamatan Industri...
Raker Penyelamatan Industri Baja Nasional Ditunda
Sikap Tegas Pemerintah...
Sikap Tegas Pemerintah Ditunggu Soal Banjir Baja Impor
Tanpa Perlindungan Pemerintah,...
Tanpa Perlindungan Pemerintah, 100 Ribu Tenaga Kerja Industri Baja Terancam PHK
Perlu Strategi Perkuat...
Perlu Strategi Perkuat Industri Baja Nasional Disaat Pandemi COVID-19
Kabar Banjir Baja Impor...
Kabar Banjir Baja Impor Mencuat, Analis Sentil Asosiasi
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
51 menit yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
1 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
2 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
3 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
4 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved