Suspensi Dibuka, Saham GTBO Melemah

Senin, 22 September 2014 - 10:50 WIB
Suspensi Dibuka, Saham...
Suspensi Dibuka, Saham GTBO Melemah
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka sanksi penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO).

"Suspensi atas perdagangan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk di pasar reguler dan tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I hari ini," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Senin (22/9/2014).

Pasca pencabutan sanksi, harga saham emiten tambang batu bara itu stagnan. Namun, posisi tersebut tak bertahan lama karena sekitar pukul 10.30 WIB, harga saham perseroan terkoreksi 65 poin atau 10% ke level Rp585 per lembar.

Sekedar informasi, BEI telah melakukan suspensi pada saham GTBO pada 21 Agustus 2014 karena meningkatnya harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp450 atau 225% dari harga penutupan Rp200 pada 7 Agustus menjadi Rp650 pada 20 Agustus 2014.

Padahal BEI pada 18 Agustus 2014 juga telah melakukan suspensi pada saham GTBO karena alasan yang sama. Namun, Bursa mencabut suspensi tersebut sehari setelahnya atau pada 19 Agustus 2014.

(Baca: BEI Suspensi Saham GTBO dan TMAS)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved