Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Rebound

Rabu, 15 Oktober 2014 - 08:58 WIB
Indeks S&P dan Nasdaq...
Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Rebound
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir variatif. Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup balik arah menguat (rebound), sedangkan indeks Dow Jones terkoreksi di tengah kekhawatiran permintaan global.

Indeks S&P ditutup di wilayah positif, setelah sempat terkoreksi lebih dari 1% karena aksi jual baru-baru ini pasar. Indeks acuan tersebut telah kehilangan 6,6% sejak mencetak rekor tertinggi pada 18 September dan sekarang hanya naik 1,6% sepanjang tahun ini. Sementara indeks Dow turun 1,6% sejak 31 Desember. Koreksi yang terjadi karena aksi jual di pasar.

"Tindakan hari ini adalah tipe dari pasar yang belum menyelesaikan penurunan. Pasar bisa saja melarikan diri dari penurunan lebih lanjut, kita harus menjaga agar pasar mulai stabil dan konsisten," kata Kepala Ekonom Pasar di Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir dari Reuters, Rabu (15/10/2014).

Aksi jual dipicu sejumlah sentimen negatif, seperti potensi penyebaran virus Ebola, efek pelemahan ekonomi global terhadap pendapatan Amerika Serikat (AS) dan anjloknya harga minyak.

Sektor energi di indeks S&P (SPNY) jatuh terseret anjloknya harga minyak. Indeks sektor energi berakhir merosot 1,2% semalam dan hingga saat ini telah turun 20,1% dari level tertinggi yang dicapai pada Juni.

Saham Citigroup (CN) naik 3,1% menjadi USD51,47, merupakan salah satu saham dengan kenaikan tertinggi di indeks S&P, setelah perusahaan mencatat hasil kuartalan lebih baik dari perkiraan dan mengatakan akan menarik diri dari consumer banking di 11 pasar.
Adapun saham Intel (INTC.O) naik 1,4% menjadi USD32,60.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 5,88 poin atau 0,04% ke 16.315,19; indeks S&P naik 2,96 poin atau 0,16% ke 1.877,7; dan Nasdaq Composite bertambah 13,52 poin atau 0,32% ke 4.227,17.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
13 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
36 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved