ESDM-Vale Besok Teken Amandemen Kontrak Pertambangan

Kamis, 16 Oktober 2014 - 21:02 WIB
ESDM-Vale Besok Teken...
ESDM-Vale Besok Teken Amandemen Kontrak Pertambangan
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Vale Indonesia Tbk akan menandatangani amandemen kontrak pertambangan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Sukhyar mengatakan, penandatangan amandemen kontrak pertambangan akan dilakukan esok hari di Kementerian ESDM. Rencananya Vale menjadi satu-satunya pemegang kontrak karya yang amandemen kontraknya ditandatangani di akhir pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sukhyar mengatakan, penyusunan draft amandemen itu telah melalui proses panjang dan akhirnya disepakati kedua belah pihak. "Penandatangan amandemennya besok Jumat. Pak Chairul Tanjung (Menteri ESDM Ad Interim) yang tandatangan," kata Sukhyar di Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Dia menuturkan, penyusunan draft amandemen kontrak bukanlah hal mudah. Lantaran, lanjut dia, amandemen tersebut berisi secara rinci terkait kesepakatan enam poin renegosiasi kontrak karya (KK).

Adapun keenam poin tersebut di antaranya mengenai pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian di dalam negeri (smelter), pengurangan luas lahan tambang, perubahan perpanjangan kontrak menjadi izin usaha pertambangan Khusus (IUPK), kenaikan royalti untuk penerimaan negara, besaran divestasi, serta penggunaan barang dan jasa pertambangan dalam negeri.

Lebih lanjut Sukhyar mengatakan, dengan penandatanganan itu, maka amandemen Vale akan menjadi tolak ukur bagi penyusunan draft amandemen perusahaan pertambangan yang lain. "Kalau ini selesai maka yang lainnya akan mengikuti," tutup Sukhyar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
45 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
2 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved