S&P dan Dow Melemah, Nasdaq Ditutup Menguat

Selasa, 04 November 2014 - 08:56 WIB
S&P dan Dow Melemah,...
S&P dan Dow Melemah, Nasdaq Ditutup Menguat
A A A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Dow Jones pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday. Sementara kenaikan sektor semikonduktor mendorong kenaikan indeks Nasdaq.

Sementara penguatan yang terjadi beberapa pekan terakhir karena didukung hasil kinerja kuartalan emiten yang positif, yang meredakan kekhawatiran perusahaan dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

"Indeks S&P 500 dan Dow kembali menguat ke level tertinggi agak cepat, sehingga saya pikir bahwa koreksi yang terjadi akibat adanya beberapa perlawanan dan profit taking," kata Kepala Perdagangan Saham di Williams Capital Group Stephen Carl seperti dilansir dari Reuters, Selasa (4/11/2014).

Dalam data ekonomi terbaru, belanja konstruksi AS turun 0,4% pada September, jauh di bawah ekspektasi. Namun, aktivitas manufaktur secara tak terduga meningkat pada Oktober seiring meningkatnya penjualan mobil, sehingga mengurangi kekhawatiran dari moderasi signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

Saham penggerak terbesar hari ini, diantaranya Sapient Corp (SAPE.O) naik 42% menjadi USD24,60, saham Covance Inc (CVD.N) melonjak 25,9% menjadi USD100,57.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 24,28 poin atau 0,14% ke 17.366,24; indeks S&P 500 susut 0,24 poin atau 0,01% ke 2.017,81; sedangkan Nasdaq Composite bertambah 8,17 poin atau 0,18% ke 4.638,91.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved