S&P dan Nasdaq Melemah Dipicu Anjloknya Harga Minyak

Rabu, 05 November 2014 - 09:00 WIB
S&P dan Nasdaq Melemah...
S&P dan Nasdaq Melemah Dipicu Anjloknya Harga Minyak
A A A
NEW YORK - Indeks S&P 500 dan Nasdaq berakhir melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat dipicu anjloknya harga minyak, yang menyeret terkoreksinya saham sektor energi.

Indeks S&P 500 sektor energi (SPNY) tergerus 1,9%, memperpanjang penurunan sektor ini. Energi Select Sector SPDR ETF (XLE.P) turun 2,1%, dan saham Chevron Corp (CVX.N) menurun 1,2% menjadi USD115,37.

Sementara indeks Dow Jones ditutup naik tipis, meski belum mampu menembus rekor pada Jumat lalu. Pasar saham telah bangkit kembali dari aksi jual baru-baru ini, namun sektor energi masih di bawah tekanan karena anjloknya harga minyak.

Harga minyak mentah US CLc1 mencapai level terendah dalam tiga tahun setelah Arab Saudi memangkas harga penjualan ke Amerika Serikat. Minyak mentah turun USD1,59 menjadi USD77,19 setelah mencapai harga intraday terendah sejak Oktober 2011.

Sentimen negatif dari Eropa menambah kekhawatiran tentang permintaan global. Komisi Eropa mengatakan bahwa zona Eropa membutuhkan satu tahun lagi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Bankir di Eropa mulai mempertanyakan kepemimpinan Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi.

"Akhirnya, perlambatan di Eropa mempengaruhi perusahaan besar AS. Sejauh ini, kami belum melihat banyak pengaruhnya, setidaknya dalam laporan kinerja emiten. Kuartal berikutnya bisa menjadi indikasi apakah perlambatan di Eropa akan mempengaruhi," kata Manajer Portofolio di Cozad Asset Management Bryant Evans seperti dilansir dari Reuters, Rabu (5/11/2014).

Saham lain yang terkoreksi adalah Priceline Group Inc (PCLN.O)merosot 8,4% menjadi USD1.097,70, salah satu penurunan terbesar di indeks S&P 500 dan Nasdaq, setelah memprediksi laba kuartalan di bawah ekspektasi Wall Street.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 17,6 poin atau 0,1% ke 17.383,84; indeks S&P 500 susut 5,71 poin atau 0,28% ke 2.012,1; dan Nasdaq Composite turun 15,27 poin atau 0,33% ke 4.623,64.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
21 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
38 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved