ULN Valas Bagi Korporasi Tetap Jadi Alternatif

Kamis, 13 November 2014 - 15:49 WIB
ULN Valas Bagi Korporasi...
ULN Valas Bagi Korporasi Tetap Jadi Alternatif
A A A
JAKARTA - Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Hendro Utomo mengatakan, peminjaman atau utang luar negeri (ULN) dalam valuta asing (valas) tetap menjadi alternatif bagi korporasi.

"Prospek peminjaman valas akan tetap menjadi alternatif karena perusahaan berusaha me-minimize margin, mengurangi biaya sebesar-besarnya," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/11/2014).

Dia menjelaskan, beberapa penyebab utang luar negeri (ULN) valas masih digunakan karena bunganya lebih rendah dibanding utang dalam mata uang rupiah dan mitigasinya lebih mudah.

"Valas ini bunganya lebih rendah dari rupiah. Pembiayaan valas tetap menjadi satu alternatif. Perusahaan-perusahaan yang sama-sama maksimal dalam valas, dari sisi mitigasinya mudah karena mereka memakai mata uang asing, sehingga nilai tukar asing tidaklah pengaruh," tutur dia.

Kendati demikian, Hendro menyatakan dari sejumlah perusahaan yang telah diperingkat Pefindo, untuk perusahaan non-bank tidak memiliki utang luar negeri dalam valas.

"Dari beberapa perusahaan yang kami rating (perusahaan non-bank) tidak punya utang luar negeri valas," ungkapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved