Franky Sibarani Diminta Babat Regulasi Tumpang Tindih

Jum'at, 28 November 2014 - 16:22 WIB
Franky Sibarani Diminta...
Franky Sibarani Diminta Babat Regulasi Tumpang Tindih
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani diminta membabat habis regulasi yang selama ini bersifat tumpang tindih, dan menghambat investasi di Indonesia.

Kepala Riset bidang Ekonomi Centre for Strategic and International Studies Indonesia (CSIS) Yose Rizal Damuri menuturkan, meski bukan menjadi domain BKPM untuk membabat regulasi yang tumpang tindih, namun setidaknya BKPM bisa menjadi pioneer untuk hal itu.

"Itu adalah streamlining business regulation. Jadi aturan bisnis itu sekarang tumpang tindih, ada yang dari departemen ini, departemen itu. Bahkan orang enggak tahu. Nah kita coba uraikan," ujarnya kepada Sindonews di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Dia menjelaskan, BKPM dapat menguraikan aturan-aturan bisnis supaya menjadi lebih jelas alurnya. Untuk peraturan yang tidak perlu, dapat dicabut agar tidak tumpang tindih.

Selain itu, Yose menambahkan, Franky harus mampu meningkatkan iklim investasi di Indonesia. Salah satunya, dengan memotong prosedur-prosedur yang tidak perlu untuk memulai bisnis.

"Karena BKPM sendiri pernah melakukan studi kasus, itu butuh waktu hingga 340 hari untuk perizinan yang ada. Dan itu sebenarnya bisa dipotong. Enggak usah dipotong sampai 10%, potong setengahnya saja sudah cukup besar sekali dampaknya terhadap iklim invesasi kita," jelas Yose.

Lebih lanjut dia menerangkan, BKPM perlu mengadopsi sistem electronic permit yang juga menjadi cita-cita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan, kata dia, tidak semuanya one stop service lagi, artinya seseorang yang ingin mengurus perizinan investasi tidak perlau datang langsung, namun bisa melalui online.

"Itu juga yang harus dikembangkan dalam waktu dekat ini. Kan Pak Jokowi bilang katanya enam bulan bisa selesai. Kalau nggak enam bulan, paling tidak setahun selesai. Itu fokus juga disitu untuk pengembangan elektroniknya," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
14 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
15 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
28 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
46 menit yang lalu
Infografis
Australia Diminta Beli...
Australia Diminta Beli Lebih Banyak Jet Siluman F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved