Pelemahan Rupiah Fenomena Global yang Reaktif

Selasa, 16 Desember 2014 - 10:57 WIB
Pelemahan Rupiah Fenomena...
Pelemahan Rupiah Fenomena Global yang Reaktif
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi David Sumual mengatakan, saat ini dunia sedang mengalami fenomena global yang reaktif. Aksi reaktif tersebut karena ekonomi Amerika Serikat (AS) yang sedang menguat.

Akibatnya, nilai tukar mata uang dunia yang mengalami floating penurunan secara drastis termasuk rupiah. Bahkan David pun sulit memprediksi nilai rupiah untuk akhir tahun.

"Ini fenomena global yang makin reaktif sekali yang dialami pasar. Indeks manufaktur Amerika Serikat saat ini naik 1,3%. Ini makin menguatkan bahwa AS akan mengubah kebijakan suku bunga mereka lewat meeting Fed Amerika besok," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Penguatan USD ini bergejolak juga di market. Sehingga, sebagian besar orang lari ke market dolar. Sementara nilai mata uang negara-negara maju mulai terpuruk.

"Saat ini, Yen masih lemah. Ini yang paling lemah selama tujuh tahun terakhir ini. Kemudian Euro juga melemah dan ini pelemahan paling drastis selama dua tahun terakhir," terang dia.

Berbanding terbalik dengan itu, di saat semua mata uang melemah, justru Yuan yang sampai saat ini masih di garis stabil.

"Yuan saya lihat masih stabil sekali pergerakannya. Berbeda dengan mata uang yang lain. Mungkin karena ekonomi negara China yang juga stabil," pungkas David.

(Baca: Makin Loyo, Rupiah Dibuka Tembus Rp12.900/USD)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
33 menit yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
42 menit yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
1 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved