Kupang Budidayakan Garam Home Industry

Selasa, 16 Desember 2014 - 14:23 WIB
Kupang Budidayakan Garam...
Kupang Budidayakan Garam Home Industry
A A A
KUPANG - Kepala Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amirudin Pohan mengatakan, warga NTT khususnya Kupang membudidayakan garam dalam usaha home industry.

Menurutnya, garam homemade buatan warga Kupang tersebut memiliki kualitas yang baik daripada garam biasa.

"Garam kita itu bagus sekali, beryodium. Itu sebabnya orang-orang kalau datang ke sini, selalu beli garam kita untuk buah tangan," ujarnya kepada Sindonews di Kupang, NTT, Selasa (16/12/2014).

Uniknya, garam tersebut paling banyak dibawa ke daerah perbukitan NTT yang mayoritasnya kesulitan garam.

"Itu dibawa untuk daerah pegunungan dan perbukitan NTT. Di sana itu sulit garam. Kalau ada istilah, garam di laut asam digunung. Jadi saling melengkapi," kata dia.

Pembuatan garam homemade ini, sama seeprti membuat garam biasa. Masih tradisional yaitu dengan mengambil air di pantai, kemudian ditaruh ditempat yang besar, kemudian dibiarkan menguap 3-4 hari. Kemudian tinggal sisa garamnya yang mengkristal.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Garam Sulsel...
Produksi Garam Sulsel Terus Turun Dalam 2 Tahun Terakhir
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Pakar UI: Garam Bermutu...
Pakar UI: Garam Bermutu Dihasilkan Dari Panen di Atas Meja Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Industri Pengguna Garam...
Industri Pengguna Garam Bisa Tenang, Ada Jaminan Pasokan dari Kemenperin
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
5 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
5 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
5 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
6 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
6 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
6 jam yang lalu
Infografis
Mumi Firaun Amenhotep...
Mumi Firaun Amenhotep I Dipindai Digital, Ternyata disunat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved