Perdagangan Singkat, Wall Street Berakhir Datar

Kamis, 25 Desember 2014 - 10:58 WIB
Perdagangan Singkat,...
Perdagangan Singkat, Wall Street Berakhir Datar
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan singkat Rabu waktu setempat ditutup mendatar karena investor tidak menemukan alasan cukup untuk melanjutkan kenaikan hari keenam, meski didukung menguatnya saham sektor biotek dan data tenaga kerja.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones menyentuh rekor intraday. Indeks Dow yang bergerak landai dengan volume ringan karena banyak pelaku pasar keluar untuk liburan Natal, ditutup sedikit memperbaiki rekornya.

Dalam sesi perdagangan yang berakhir tiga jam lebih awal, sekitar 2,5 miliar saham diperdagangkan di semua platform AS. Jumlah itu jauh di bawah rata-rata bulanan sebanyak 7,66 miliar lembar saham. Sementara pasar saham baru akan dibuka kembali pada lusa atau Jumat waktu setempat.

Pasar saham AS naik secara beruntun beberapa hari terakhir ini, dengan Dow ditutup di atas level 18.000 untuk kali pertama pada Selasa. Sedangkan indeks S&P 500 naik 5,5% selama enam sesi terakhir dan telah mencetak rekor 51 kali sepanjang tahun ini, terbesar sejak 1995 dan terbaik keempat dalam sejarah.

Posisi tersebut didukung komitmen Bank Sentral (The Fed) dan membaiknya data ekonomi AS, ditambah klaim pengangguran yang turun 9.000 menjadi 280 ribu, di bawah perkiraan sebanyak 290 ribu.

"Pasar saham menuju final akhir tahun di posisi baik. Faktor fundamental dan makro mendukung kenaikan saham. Saat ini, jika Anda melihat data klaim sesuai dengan harapan, masih mengarah ke membaiknya pasar tenaga kerja," kata Strategi Pasar Saham di US Bank Wealth Management Terry Sandven seperti dilansir dari Reuters, Kamis (25/12/2014).

Saham sektor biotek mencetak kenaikan terbesar, dengan sektor biotek di indek Nasdaq (NBI) naik 1,6% dari koreksi hampir 7% selama dua sesi sebelumnya. Saham Celgene Corp (CELG.O) naik 3,3% menjadi USD109,60, sedangkan Gilead Sciences (GILD.O) bertambah 2% menjadi USD91,29.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 6,1 poin atau 0,03% ke 18.030,27; indeks S&P 500 terkoreksi 0,29 poin atau 0,01% ke 2.081,88; dan Nasdaq bertambah 8,05 poin atau 0,17% ke 4.773,47.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
4 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
5 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
6 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
7 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
8 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
9 jam yang lalu
Infografis
Kontrak di Tokyo Verdy...
Kontrak di Tokyo Verdy Akan Berakhir, Ini 3 Calon Klub Baru Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved