Penjualan Produk Retail saat Natal Naik 15%

Jum'at, 26 Desember 2014 - 11:55 WIB
Penjualan Produk Retail...
Penjualan Produk Retail saat Natal Naik 15%
A A A
BANDUNG - Sekretaris Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat Henri Hendarta mengatakan, belum ada peningkatan permintaan yang signifikan terhadap produk retail di akhir tahun ini.

Dia memperkirakan, kenaikan penjualan produk retail sekitar 10%-15% di saat Natal. Kemungkinan besar akan lebih meningkat lagi saat Tahun Baru nanti.

"Belum kelihatan signifikan peningkatan permintaannya, mungkin karena yang merayakan Natal tidak sebanyak yang merayakan Tahun Baru nanti," katanya, Jumat (26/12/2014).

Sebagian besar pengusaha ritel, Henri menuturkan, melakukan promo demi meningkatkan penjualan di momen akhir tahun seperti sekarang ini. Meskipun, biasanya puncak penjualan produk retail terjadi di momen menjelang Lebaran.

Menyinggung beberapa produk yang mengalami kenaikan harga, dia menyebut, sebelum harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik, ada yang sudah naik, terutama produk pabrikan.

Di sisi lain, harga minyak goreng mengalami penurunan akibat turunnya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO). Sementara harga sayur-mayur bersifat fluktuatif, mengingat produk ini bergantung pada faktor cuaca.

"Pasokan sayur-mayur di musim dengan curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini cenderung tinggi," ujar dia.

Hanya saja, banjir yang terjadi di beberapa daerah seperti Bandung Selatan dan Cikampek akhir-akhir ini membuat distribusi ke retail-retail kecil atau minimarket menjadi terhambat. Banjir membuat akses kendaraan pembawa produk ritel terputus dan membuat minimarket di kawasan banjir terpaksa tutup beberapa hari.

"Namanya musibah, mau apa lagi? Beberapa minimarket di Bandung Selatan harus tutup karena tidak memungkinkan keadaannya, di Cikampek juga sama," tuturnya.

Pihaknya belum bisa memperkirakan kerugian yang dialami pengusaha ritel akibat banjir. Dia hanya berharap musibah tersebut segera berakhir dan para pengusaha bisa kembali menjalankan aktivitasnya secara normal.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Vaksin Datang, Industri...
Vaksin Datang, Industri Ritel Pede Menyambut Tahun Baru 2021
Banjir Stimulus, Bisnis...
Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Turun, Aprindo Pasang...
Turun, Aprindo Pasang Target Pertumbuhan Ritel 5 Persen di Kuartal II
Soal Harga Barang, Peritel...
Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Aprindo Sebut Oleh-oleh...
Aprindo Sebut Oleh-oleh Gairahkan Bisnis Ritel
Bangkitkan Bisnis Ritel,...
Bangkitkan Bisnis Ritel, Aprindo Vaksinasi Garda Terdepannya
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
16 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
23 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
45 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved