Industri Elektronik Indonesia Belum Siap Hadapi MEA 2015

Selasa, 13 Januari 2015 - 20:32 WIB
Industri Elektronik...
Industri Elektronik Indonesia Belum Siap Hadapi MEA 2015
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani pesimis industri elektronik dalam negeri bisa menghadapi persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

‎"Secara keseluruhan industri elektronik belum siap menghadapi Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlangsung mulai Januari 2016," terang Franky dalam rilisnya, Selasa (13/1/2015).

Saat ini pasar elektronik dalam negeri masih dikuasai produk impor, termasuk yang berkualitas rendah. Ketidakpastian ini terlihat jelas dari serbuan produk elektronik luar yang terus meningkat

"Selama ini produsen elektronik cuma merakit di Indonesia. Komponen yang dirakit pun bukan buatan industri domestik melainkan impor khususnya yang berteknologi tinggi. Fasilitas yang dibangun belum berbasis hulu ke hilir," tambahnya.

Selain itu, lanjut Franky, bea masuk (BM) atas impor barang elektronik yang lebih murah dibandingkan komponen elektronik, mengakibatkan barang-barang yang dijual di pasar domestik dibanjiri produk impor.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved