DPR Kritik Jonan Naikkan Standar Penerbangan

Senin, 26 Januari 2015 - 10:57 WIB
DPR Kritik Jonan Naikkan...
DPR Kritik Jonan Naikkan Standar Penerbangan
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menargetkan bakal menaikkan standar kategori 2 menjadi kategori 1 pada Mei 2015 menuai kritikan.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana menilai target Jonan terlalu ambisius dan tidak masuk akal.

"Saya harap Jonan (Menhub) ambil langkah-langkah dengan pengetahuan yang memadai," ujar Yudi dalam diskusi bertema 'Bukan Cari Kambing Hitam Selamatkan Penerbangan Nasional' di Warung Ekomando, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2015).‬

Yudi menyayangkan langkah Jonan tersebut yang tidak melibatkan International Civil Aviation Organization (ICAO).

"Saya kritisi tidak sebut ICAO. Padahal yang assesment ICAO, di mana kita kena hukuman. Jadi kalau beliau lakukan perubahan harus dalam kerangka navigasi," ketus Yudi.

Untuk jangka dekat, pihaknya juga bakal membentuk Panja Komisi V guna membahas perbaikan dunia penerbangan dalam negeri.

"Pertama uang dirapihkan regulator karena dari regulator yang baik akan berdampak kepada para pemain bisnis dunia penerbangan yang baik," tuturnya.

Selain itu, Yudi juga berharap adanya penataan terkait perencanaan, persiapan sumber daya manusia (SDM).
"Lalu persiapan kelembagaan. Kelembagaan itu sangat terkait dengan sisi keuangan. Keuangan ada di Kemenkeu (Kementerian keuangan) tidak dari diri sendiri," jelas Yudi.

Dia juga meminta agar Jonan tidak memakai pola pikir seperti saat menjabat Dirut KAI.

"Di kereta api semua harus menuruti kemauan dia. Tapi di Kemenhub tidak. Operator (maskapai) saja ada 33. Kemudian dunia internasional, dalam mengambil kebijakan ada lembaga lain," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bermodal Cuma 3 Pesawat,...
Bermodal Cuma 3 Pesawat, Super Air Jet Siap Turun Gelanggang
4 Jurus Luhut untuk...
4 Jurus Luhut untuk Pulihkan Sektor Penerbangan di Indonesia
Dilema si Burung Besi...
Dilema si Burung Besi Hadapi Pandemi
Menhub Izinkan Pebisnis...
Menhub Izinkan Pebisnis Gunakan Maskapai Penerbangan
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Mulai Bangkit, Lalu Lintas Domestik Capai 81%
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved