Mendag Khawatirkan Perdagangan Pakaian Bekas

Jum'at, 30 Januari 2015 - 15:11 WIB
Mendag Khawatirkan Perdagangan...
Mendag Khawatirkan Perdagangan Pakaian Bekas
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengkhawatirkan perdagangan pakaian bekas yang semakin marak di beberapa pasar atau di situs belanja online.

Menurutnya, pakaian bekas ini disinyalir sebagai sumber penyakit menular seperti penyakit kulit, kelamin dan beberapa penyakit menular lainnya.

"Pakaian bekas yang sudah banyak beredar di pasar dan diperjualbelikan itu, sedang dicek di lab kemendag. Itu membawa banyak penyakit yang belum terangkat. Ini yang penting untuk dihentikan," ujarnya di Kemendagri, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Dia mengatakan, para pedagang besar menggunakan usaha kecil untuk jadi pagar mereka, bukan untuk kepentingan nasional melainkan kepentingan konsumen Indonesia.

"Di sini peran kita untuk sama-sama mengamankan pasar. Jangan sampai malah nanti tanggal 1 Januari 2016, produksi pasar Indonesia dimanfaatkan produk luar dengan menggunakan nama rakyat. Karena enggak sedikit orang yang berbicara atas nama rakyat dan usaha kecil," kata Rachmat.

Pakaian-pakaian bekas tersebut, lanjut dia, masuk ke Indonesia melalui perdagangan impor ilegal yang kualitasnya jelek bahkan ada yang palsu.

"Kalau kita lihat, produk impor yang masuk di Indonesia itu 40% barang palsu dan berkualitas rendah. Sebetulnya merugikan mereka semua. Harus ada yang konkret dalam rangka penguatan pasar domestik kita," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Indonesia dan Iran Sepakat...
Indonesia dan Iran Sepakat Perkuat Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia 2020 Diprediksi Surplus, Tembus USD20 M
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
48 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Belanja Alutsista Bekas...
Belanja Alutsista Bekas Kemenhan Tambah Utang Rp385 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved