Garuda Rangkul Tiga Bank Kerja Sama Lindung Nilai

Senin, 02 Februari 2015 - 13:18 WIB
Garuda Rangkul Tiga...
Garuda Rangkul Tiga Bank Kerja Sama Lindung Nilai
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menggandeng tiga bank untuk lindung nilai melalui transaksi cross currency swap sebesar Rp1 triliun.

Ketiga bank tersebut yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan Standard Chartered Bank. Perseroan melakukan transaksi swap atas obligasi rupiah ke mata uang dolar Amerika Serikat (USD).

Nilai referensi tukar yang digunakan berdasarkan JISDOR pada tanggal transaksi 13 Januari 2015, yaitu Rp12.608 per USD dengan suku bunga rupiah yang menjadi acuan transaksi sesuai tingkat kupon obligasi 9,25% per tahun (fixed), untuk frekuensi pembayaran bunga per triwulan.

Direktur Utama GIAA M Arif Wibowo mengatakan, perjanjian kerja sama lindung nilai tersebut dilaksanakan dalam jangka waktu 3,5 tahun dan akan berakhir pada 5 Juli 2018 sesuai berakhirnya obligasi rupiah.

Dalam pelaksanaan transaksi tersebut, perseroan melakukan cross currency swap dengan pertukaran nilai prinsipal di akhir periode sebesar Rp1 triliun, ekuivalen USD79,31 juta.

Transaksi tersebut dilaksanakan dalam rangka melakukan lindung nilai terhadap risiko tingkat bunga, menukar aset kewajiban ke dalam mata uang lain, sekaligus menukar tingkat suku bunga yang menjadi referensi dan risiko nilai tukar.

Selain itu, transaksi tersebut juga dilaksanakan untuk melindungi nilai transaksi pembayaran pinjaman perseroan atas sebagian obligasi rupiah yang diterbitkan GIAA.

"Penandatanganan kerja sama ini bentuk komitmen Garuda menindaklanjuti peraturan pemerintah sekaligus salah satu milestones penting bagi perusahaan mengingat Garuda saat ini merupakan BUMN pertama yang melaksanakan perjanjian kerja sama lindung nilai melalui transaksi cross currency swap," katanya di Jakarta, Senin (2/2/2015).

Direktur Keuangan, Risiko, dan Teknologi Informasi GIAA IG N Askhara Danadiputra mengungkapkan, melalui pelaksanaan transaksi cross currency swap tersebut perseroan dapat menghindari atau mengurangi risiko melonjaknya biaya operasional, jika dibayar dalam mata uang rupiah.

Hal tersebut dikarenanakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang USD. "Hal ini mengingat biaya operasional penerbangan seperti pembelian avtur, maintenance pesawat, dan sewa pesawat dibayar dalam mata uang dolar AS," tambahnya.

Efisiensi dari transaksi Cross Currency Swap selama masa tenor 3,5 tahun diperkirakan mencapai USD17,1 juta.

Selain itu, dengan dipatoknya nilai tukar rupiah terhadap USD, pembayaran rupiah untuk biaya operasional dalam USD menjadi stabil dan kegiatan operasional perusahaan dapat lebih konsisten.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
31 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved