Kemendag Siap Pidanakan Importir Baju Bekas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2015 - 12:05 WIB
Kemendag Siap Pidanakan...
Kemendag Siap Pidanakan Importir Baju Bekas Ilegal
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan akan mempidanakan pengusaha yang mengimpor baju bekas secara ilegal. Sebab, peredaran baju bekas ilegal sangat meresahkan masyarakat.

Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menegaskan, pemerintah siap melawan impor produk ilegal, yang selain meresahkan juga menyebabkan kerugian negara.

"Kita mau coba faith melawan impor-impor ilegal. Berapa kerugian negara yang didapat dari itu. Ini turunannya banyak. Luar biasa," ucapnya di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Dia mengatakan, Kemendag wajib menjaga pasar konsumen Indonesia, terlebih sebentar lagi Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC). Dia meminta standar nasional untuk produk yang masuk ke Indonesia harus diperkuat.

"Jangan sampai pas AEC kita hanya dijadikan pasar saja. Ini yang harus dihitung secara keseluruhan. Kita harus bangun industri kita," tambah Rachmat.

Menurutnya, peredaran baju bekas ilegal tersebut pelan-pelan akan meruntuhkan industri garmen dalam negeri. Industri garmen Indonesia tidak akan berkembang jika produk tak layak tersebut bebas diperjualbelikan di pasar Indonesia.

"Pakaian bekas ilegal kalau enggak diatasi, industri garmen kita enggak akan berkembang. Ini yang harus kita lihat ke depan. Semangatnya yang harus dilihat dulu. Kenapa harus lakukan ini. Tujuannya memperkuat pasar domestik," pungkas Mendag.

(Baca: Kemendag Akan Tertibkan Impor Baju Bekas)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
4 menit yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
21 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
47 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
52 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved