BKPM Gaet Dubes untuk Genjot Investasi Asing

Selasa, 03 Februari 2015 - 16:25 WIB
BKPM Gaet Dubes untuk...
BKPM Gaet Dubes untuk Genjot Investasi Asing
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani melakukan koordinasi dengan duta besar (dubes) Indonesia di luar negeri untuk menarik investasi langsung.

Menurutnya, perwakilan Indonesia di luar negeri diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tentang upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi kepada investor di negara tempatnya bertugas.

"Pemerintah menerapkan paradigma baru dalam dunia investasi yaitu mulai penerapan rezim pelayanan. Hal tersebut ditandai dengan launching PTSP Pusat oleh Presiden Jokowi beberapa hari lalu. Dengan begitu, keluhan utama investor asing untuk masuk ke Indonesia, dapat teratasi," jelas Franky dalam acara Rakor Kepala Perwakilan RI di Luar Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Menurutnya, ada empat hambatan utama investor dalam berinvestasi di Indonesia, yaitu infrastruktur dan logistik, perizinan yang tidak transparan dan berbelit-belit, tumpang-tindih peraturan dan persoalan hubungan industrial.

Dia menambahkan, melalui sinergi yang dibangun dengan para dubes dan perwakilan RI di luar negeri, dirinya optimistis target penarikan investasi asing sebesar Rp343,7 triliun tahun ini akan tercapai.

Sektor andalan BKPM dalam memenuhi target tersebut adalah sektor industri pengolahan dan hilirisasi (sektor sekunder) Rp267,5 triliun, sektor jasa dan infrastruktur (sektor tersier) sebesar Rp163,6 triliun, serta sektor primer yang diharapkan dapat menyumbang nilai investasi sebesar Rp88,4 triliun.

Negara yang menjadi prioritas BKPM untuk menarik investasi adalah Singapura dan negara ASEAN lainnya, China, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

"Kami berharap Perwakilan RI di luar negeri dapat menjalankan peran utamanya dalam memfasilitasi investasi masuk ke Indonesia serta mendorong dan melindungi perusahaan Indonesia untuk menjadi pemain di tingkat global," pungkas Franky.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved