Pengamat Properti Tak Yakin PBB Dibebaskan 100%
Selasa, 03 Februari 2015 - 17:28 WIB
Pengamat Properti Tak Yakin PBB Dibebaskan 100%
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang akan memberikan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Namun, beberapa pihak kurang yakin pemerintah akan melepas 100% pembebasan tersebut.
Hal itu disampaikan pengamat properti dari Colliers International Research Ferry Salanto saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Meski demikian, Ferry belum bisa memberikan keterangan pasti soal pembebasan PBB tersebut lantaran harus berdiskusi internal terlebih dahulu.
"Kita mesti diskusi internal dulu. Karena ini ada hubungannya dengan developer. Kalau enggak salah PBB itu enggak semuanya dibebaskan. Itu yang saya bilang enggak yakin kalau pemerintah bakal bebasin 100%," ujarnya.
Dia menjelaskan, tanah yang luasnya di bawah 100 meter kemungkinan tidak akan kena pajak, namun di atas 100 meter akan dikenai pajak. Hal ini akan memberikan dampak kurang baik terhadap developer karena mereka pegang tanah yang ukurannya kecil.
"Begini, kalau developer yang pegang landbank besar itu keuntungan. Tapi kalau mereka pegang yang kecil, mereka rugi karena tanah yang kecil malah yang enggak kena. Pemerintah saya pikir juga enggak akan melepas begitu aja, karena pendapatan dari PBB ini cukup besar," pungkas Ferry.
Hal itu disampaikan pengamat properti dari Colliers International Research Ferry Salanto saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Meski demikian, Ferry belum bisa memberikan keterangan pasti soal pembebasan PBB tersebut lantaran harus berdiskusi internal terlebih dahulu.
"Kita mesti diskusi internal dulu. Karena ini ada hubungannya dengan developer. Kalau enggak salah PBB itu enggak semuanya dibebaskan. Itu yang saya bilang enggak yakin kalau pemerintah bakal bebasin 100%," ujarnya.
Dia menjelaskan, tanah yang luasnya di bawah 100 meter kemungkinan tidak akan kena pajak, namun di atas 100 meter akan dikenai pajak. Hal ini akan memberikan dampak kurang baik terhadap developer karena mereka pegang tanah yang ukurannya kecil.
"Begini, kalau developer yang pegang landbank besar itu keuntungan. Tapi kalau mereka pegang yang kecil, mereka rugi karena tanah yang kecil malah yang enggak kena. Pemerintah saya pikir juga enggak akan melepas begitu aja, karena pendapatan dari PBB ini cukup besar," pungkas Ferry.
(izz)
Lihat Juga :