Indonesia Jajaki Pembelian Minyak Langsung ke Irak

Sabtu, 14 Februari 2015 - 07:41 WIB
Indonesia Jajaki Pembelian...
Indonesia Jajaki Pembelian Minyak Langsung ke Irak
A A A
JAKARTA - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan, Indonesia segera menjajaki kemungkinan pembelian langsung minyak ke Irak. Menurutnya, kerja sama ini akan menciptakan keuntungan besar karena patokan harga lebih murah.

"‎Menteri bisa ketemu menteri, jadi bisa kerja sama nanti. Selain itu, ini kan G-to-G (antar pemerintah) jadi akan lebih murah‎," ujarnya di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Menurutnya, dalam KTT Asia-Afrika yang digelar pada April mendatang, kedua negara akan melakukan pembicaraan lebih lanjut terkait kemungkinan kerja sama ini. Melihat produksi minyak Irak yang mencapai ‎3,5 juta bph, maka kerja sama selama 20-30 tahun akan memberikan keuntungan besar bagi Indonesia.

"Irak ini kan produksinya banyak. Kalau suplai panjang, maka profitnya juga banyak. Kalau pimpinannya ke sini pas KTT Asia Afrika bulan April nanti, kita harap kerja samanya bisa berjalan, ‎kerja sama jangka panjang, jangka pendek, kita akan arrange," tambahnya.

Selain itu, lanjut Nyoman, tidak tertutup kemungkinan kedua negara melakukan kerja sama pengeboran. Saat ini, Indonesia hanya mampu menghasilkan 150-300 ribu bph. Sebab itu, kerja sama pengeboran minyak ini akan memberikan keuntungan kedua pihak.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
30 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
42 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved