Peluang Investasi Properti Kondotel

Minggu, 15 Februari 2015 - 05:46 WIB
Peluang Investasi Properti...
Peluang Investasi Properti Kondotel
A A A
JAKARTA - Beberapa tahun belakangan, tren sejumlah pengembang properti di Indonesia sedang mengarah ke kondominium hotel. Jenis apartemen yang sering disebut kondotel ini berbeda dengan apartemen pribadi. Apa saja kelebihannya?

Pada dasarnya, investor yang membeli kondotel sama seperti membeli sebuah kamar hotel. Setelah dibeli dan diberikan sertifikat hak milik, investor akan menyerahkan kembali kamar tersebut kepada pihak pengelola guna dioperasikan sebagai apartemen sewaan atau kamar hotel. Kondotel tidak digunakan sebagai tempat tinggal pemiliknya.

Kondotel yang murni ditujukan sebagai alat investasi bakal memberikan profit dengan sistem tahunan. Pendapatan tersebut akan dibagi dua, kepada pengelola manajemen sebagai penyedia fasilitas dan kepada investor sebagai pemilik. Sebagai tambahan keuntungan, pemilik mendapatkan kesempatan berlibur beberapa malam untuk menikmati kondotel, lengkap dengan fasilitas, seperti hotel bintang lima. Rentang waktu menginap bervariasi sesuai ketentuan dari pengelola. Biasanya sekitar 12 sampai 30 hari dalam setahun.

Kehadiran kondotel yang sudah ada sejak 1996 memerlukan pemilihan yang tepat untuk wilayah pembangunannya. “Potensi baiknya di kota besar dengan aktivitas perdagangan tinggi atau kota wisata,” ujar Ali Tranghanda, pengamat dari Indonesia Property Watch.

Namun, lokasi tersebut tetap perlu memperhitungkan persaingan hotel yang saat ini sedang terjadi. “Sebenarnya setiap wilayah pasti memiliki karakter masing-masing untuk menjadi modal pemasaran,” jelas Direktur Ciputra Group, Artadinata Djangkar.

Tak hanya soal lokasi, pemeliharaan kondotel juga memiliki kesulitan. Khususnya bagi para pengembang properti yang perlu melakukan renovasi. “Akibat dari beragamnya pemilik kondotel, maka akan semakin banyak pula permintaan yang sulit dicapai kesepakatannya,” papar Arta.

Mau tidak mau, setiap pengembang kondotel perlu menyiapkan dana besar. Untuk menghindari segala bentuk kesulitan yang ada di sektor bisnis ini, tiap investor dan pengelola perlu kooperatif dalam menjalankannya. “Sebab, kerugian dan keuntungan pemilik sangat tergantung dari bagaimana manajemen operator hotel bekerja. Return yang bagus akan mudah didapat,” tutup Ali.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved