Menkop UKM: Masalah di Beras Bulog Tidak Beda dengan Pupuk

Minggu, 22 Februari 2015 - 16:37 WIB
Menkop UKM: Masalah...
Menkop UKM: Masalah di Beras Bulog Tidak Beda dengan Pupuk
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAG Puspayoga mengatakan, bahwa untuk urusan penyaluran beras Bulog yang dilakukan tadi pagi, bersama Kementerian Perdagangan dan Kemenkop dan UKM tak jauh beda dengan urusan pupuk bersubsidi. Pasalnya, selama ini Kemendag bersama Kemenkop UKM dan Kementerian Pertanian, turut berperan dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

"Begini, ini urusan beras enggak beda jauh beda sama urusan pupuk bersubsidi. Kita sudah diberi kesempatan oleh Mendag dan Mentan, bagaimana koperasi bisa berperan dalam penyaluran ini," ujar Puspayoga di area Rusun Penjaringan Jakarta utara, Minggu (22/2/2015)

Namun demikian, sama halnya dengan Menteri perdagangan Rachmat Gobel, Puspayoga juga tak menampik adanya praktik kecurangan pengoplosan baik beras maupun pupuk di Indonesia.

"Jadi itu namanya subsidi oplos. Beras atau pupuk dioplos menjadi barang yang biasa kemudian dijual ke pasar, harga jualnya itu harga pasar. Itulah yang terjadi dan itu sudah dilaporkan polisi dan ditangani," ujar dia.

Puspayoga bercerita, kasus pengoplosan terjadi dan plastik untuk mengemas pupuk atau beras tersebut sudah diganti oleh si pelaku kemudian dijadikan barang (pupuk,beras) dengan harga normal di pasaran.

"Kalau masalah di pengoplosan pupuk subsidi waktu itu, truk-truk pengangkut pupuk bersubsidi di tengah jalan itu dicegat oleh masyarakat. Kemudian dibeli, bukan dirampok. Soalnya kalau sampai ke petani langsung, itu kan harganya mahal. Nah itu, enggak beda-beda jauh sama beras," pungkasnya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten Masduki...
Menkop Teten Masduki Dorong Kualitas Kerajinan Kulit Khas Garut agar Sejajar dengan Brand Italia
Pernyataan Shadow Banking...
Pernyataan Shadow Banking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop UKM
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Bantuan Likuiditas bagi...
Bantuan Likuiditas bagi Koperasi Saat Pandemi Disepakati Pemerintah
Hindari Penumpang Gelap...
Hindari Penumpang Gelap di Koperasi, KemenKop UKM Turunkan Tim Pengawas
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved