PNM Gelontori UKM di Jateng Rp40 Miliar

Minggu, 08 Maret 2015 - 15:57 WIB
PNM Gelontori UKM di...
PNM Gelontori UKM di Jateng Rp40 Miliar
A A A
JEPARA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) siap menggelontorkan suntikan modal hingga total mencapai Rp40 miliar untuk ribuan usaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan timur Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini diyakini mampu mendongkrak laju perekonomian masyarakat, terlebih yang ada di kawasan eks Karisidenan Pati.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PNM Parman Nataatmadja di sela-sela kegiatan Progam pengembangan kapasitas usaha temu UMK Mitra ULaMM PNM Klaster Pati-Cabang Semarang, Komunitas dan Sinergitas Pelaku UMK untuk Pengembangan Usaha yang digelar di Rumah Joglo, Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2015).

Hadir dalam kegiatan ini anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid dan seratusan pelaku UKM di wilayah timur Jawa Tengah. Parman mengatakan, sinergi ini penting untuk meningkatkan nilai jual usaha kecil dan menengah.

Dia menilai ada banyak potensi usaha di kawasan timur Jawa Tengah. Jika disuntik modal, motivasi, manajemen kelembagaan, produksi hingga pemasaran maka berbagai usaha itu akan berkontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan pelaku usaha yang bersangkutan, lingkungan maupun pemerintah daerah setempat.

"Kalau ditotal ada sekitar Rp40 miliar yang akan kita suntikkan sebagai tambahan modal usaha. Selain modal kita juga memberikan berbagai pendampingan agar usaha itu benar-benar berjalan dan maju," katanya di Jepara, Minggu (8/3/2015).

Sementara, Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid mengatakan, tahun ini pemerintah mengucurkan dana kepada 35 BUMN, salah satunya PT PNM (Persero). Total kucuran dana untuk PNM mencapai Rp1 triliun yang memang difokuskan untuk lebih menggeliatkan sektor usaha kecil dan menengah.

Politisi Gerindra ini sepakat sektor UKM memang harus di-back up pemerintah. Sebab berkaca dari pengalaman peristiwa 1998, sektor ini terbukti tidak goyah meski dihantam badai krisis ekonomi.

Menurutnya, usaha seperti itu mudah ditemui di daerah. Di Jepara misalnya ada monel, mebel, gerabah, konveksi dan lain sebagainya. "Usaha seperti ini langsung digerakkan masyarakat. Tepat jika pemerintah memberi perhatian khusus sektor ini. Kalau berhasil tentu itu membantu tugas pemerintah menciptakan kesejahteraan untuk rakyatnya," tandas Wachid.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Optimis Nasabah...
PNM Optimis Nasabah Mekaar di Sumut Capai 650.000 Sepanjang 2021
Mudik Aman Sampai Tujuan...
Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025, PNM Berangkatkan Ratusan Peserta
PNM Konsisten Beri Pendampingan...
PNM Konsisten Beri Pendampingan Nasabah hingga Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi
Kisah Petugas Pendamping...
Kisah Petugas Pendamping Program PNM Mekaar Bantu Selamatkan Lingkungan
Perjalanan Siti Patimah...
Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM: Dari Titik Terendah ke Tanah Suci
PNM Tanamkan Semangat...
PNM Tanamkan Semangat Wirausaha kepada 1.740 Siswa SMK
Berita Terkini
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
18 menit yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
32 menit yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
1 jam yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
3 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved