DP Rumah Bersubsidi 1% Ringankan Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2015 - 07:35 WIB
DP Rumah Bersubsidi...
DP Rumah Bersubsidi 1% Ringankan Masyarakat
A A A
SEMARANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menurunkan uang muka (down payment/DP) untuk pembelian rumah bersubsidi menjadi 1%. Selain mengurangi uang muka, pemerintah juga menurunkan suku bunga KPR rumah bersubsidi menjadi 5%.

Penurunan uang muka dan suku bunga ini, menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng, MR Prijanto menyambut baik kebijakan tersebut karena akan meningkatkan daya beli masyarakat bawah. “Selama ini DP-nya memang masih cukup besar antara 10-20 juta. Bagi MBR mungkin kesulitan untuk mendapatkan dana sebesar itu, meskipun secara angsuran sebenarnya mampu,” ujarnya, Selasa (17/3/2015).

Dia mengatakan, kebijakan tersebut, akan dapat mengurangi angka backlog. Kebutuhan tahun lalu sekitar 350 ribu unit, dan sekarang ini sudah bertambah mencapai 400 ribu unit. Untuk tahun ini, DPD REI Jateng menargetkan membangun rumah sederhana sebanyak 8.200 unit.

"Saat ini angka backlog atau kebutuhan rumah di Jateng masih cukup tinggi, dengan adanya kebijakan tersebut bisa menekan angka Backlog,” ujarnya.

Dia menggambarkan, UMK Jateng saat ini di kisaran Rp1,4 juta, jika pada satu keluarga suami dan istri sama-sama bekerja, maka penghasilan dalam satu bulan mencapai Rp2,8 juta. "Sehingga kalau membeli rumah bersubsidi, tidak akan kesulitan untuk membayar angsuran,” jelasnya.

Wakil ketua DPD REI Jateng Bidang Rumah Sederhana, Andi Kurniawan menambahkan, kebijakan tersebut akan memudahkan para pengembang perumahan rumah sederhana dengan fasilitas liquiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dalam menjual rumah.

“Selama ini salah satu kendalanya memang MBR tidak memiliki DP yang cukup. Dengan DP ringan sesuai dengan kemampuan MBR sangat membantu,” katanya.

Dia melihat hal ini menjadi peluang bagi para pengembang, untuk menyediakan perumahan sederhana bagi MBR. Namun, pihaknya tetap berharap ada kemudahan-kemudahan lain, salah satunya masalah perizinan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
43 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
51 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved