Indonesia Harus Hidupkan Kembali Sektor Manufaktur

Selasa, 24 Maret 2015 - 12:58 WIB
Indonesia Harus Hidupkan...
Indonesia Harus Hidupkan Kembali Sektor Manufaktur
A A A
JAKARTA - Deputy Country Director Asian Development Bank (ADB) Indonesia Edimon Ginting menegaskan, pemerintah Indonesia harus menghidupkan kembali sektor manufaktur yang berorientasi ekspor, pasca memudarnya efek commodity boom yang dirasakan akibat penurunan harga minyak dunia.

Dia mengatakan, dengan memperbaiki neraca industri manufaktur Indonesia, maka pendapatan negara yang berkurang lantaran penurunan harga minyak dunia tersebut dapat diperbaiki.

"Untuk penurunan harga minyak, bagi sebagian besar negara di Asia dampaknya positif karena sebagian besar merupakan importir. Tapi bagi kita juga berpengaruh pada penerimaan dan juga dari sisi royalti," ujarnya di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Menurutnya, menghidupkan kembali sektor manufaktur merupakan salah satu tantangan kebijakan terbesar bagi Indonesia. Terlebih, Indonesia membutuhkan sumber pertumbuhan ekspor baru untuk mengembalikan pertumbuhan PDB di atas 6%.

"Sektor manufacturing terabaikan saat commodity boom juga karena upah buruh yang naik dan lain-lain. Makanya saat ini manufacturing bisa didorong untuk menjadi primadona lagi. Kita lihat, China itu semakin banyak jadi konsumen. Tenaga kerja Jepang makin banyak yang retire. Itu akan membuat ekonomi kita strukturnya jadi lebih bagus," ungkap dia.

Kendati demikian, sambung Edimon, pemerintah juga tidak bisa mengabaikan berbagai kendala yang ada untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia. Berbagai persoalan seperti infrastruktur yang tidak memadai, ketidakpastian aturan dan biaya logistik yang tinggi perlu segera dibenahi pemerintah.

"Para pelaku ekonomi menunggu apakah pemerintah dapat mempertahankan momentum reformasi tersebut dan mengembangkan sektor manufaktur yang berorientasi pada ekspor," tandas Edimon.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuh Impresif di Atas...
Tumbuh Impresif di Atas 5%, Industri Manufaktur Topang Ekonomi RI
Ekonomi Global Lemah,...
Ekonomi Global Lemah, Sri Mulyani Bandingkan Kondisi Manufaktur RI, Eropa, dan China
Indeks Manufaktur RI...
Indeks Manufaktur RI Cetak Rekor, Menko Airlangga: Momentum Percepat Pemulihan Ekonomi
Industri Pengolahan...
Industri Pengolahan Nonmigas Tumbuh 5,47 Persen Melampaui Ekonomi Nasional
Menperin: Industri Manufaktur...
Menperin: Industri Manufaktur tumbuh Positif 4,88 Persen
Pemulihan Ekonomi, Utilisasi...
Pemulihan Ekonomi, Utilisasi Industri Manufaktur Meningkat
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
21 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved