Pengusaha Sawit Keberatan Pungutan Subsidi Biodiesel

Selasa, 24 Maret 2015 - 15:17 WIB
Pengusaha Sawit Keberatan...
Pengusaha Sawit Keberatan Pungutan Subsidi Biodiesel
A A A
JAKARTA - Kalangan pengusaha kelapa sawit keberatan dengan rencana pemerintah mewajibkan pungutan untuk subsidi harga biodiesel.

Pemerintah berencana memberlakukan pungutan USD50 per ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk menutupi selisih harga biodiesel kepada para pengusaha.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Fadhil Hasan mengatakan, pungutan tersebut akan membebani dan menekan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani karena tidak semua pengusaha kelapa sawit adalah pengusaha biodiesel.

"Tidak semua pengusaha kelapa sawit merupakan pengusaha biodiesel. Kenapa yang harus menanggung semua pengusaha yang menghasilkan CPO?" kata dia di Jakarta, Selasa (24/4/2015).

Meski begitu, dia mengaku, Gapki belum jelas mengenai skema mandatori B15 seperti terkait pengelolaan, besaran pungutan, serta imbal balik ke industri kelapa sawit.

Keberatan juga dilontarkan Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun. Dia menilai, rencana pemerintah memberlakukan pungutan sebesar USD50/ton harga CPO dan USD30/ton untuk setiap harga olein masih terbilang tinggi.

Meski dana tersebut diakui akan dianggarkan untuk supporting fund bagi industri hilir dan hulu, sejatinya beban pajak tersebut akan diteruskan kepada petani.

Melihat industri hilir CPO yang kurang bergeliat memang dibutuhkan kebijakan untuk mendorongnya. Skema yang ditawarkan pemerintah dinilai masih terlalu tinggi dan memberatkan petani.

Dia menjelaskan, tekanan harga yang harus diterima petani diperkirakan mencapai USD10/ton TBS. Dengan asumsi tersebut, pada kondisi saat ini, potensi tekanan harga dari petani dapat tergerus Rp130.000/ton TBS atau Rp130/kilogram (kg) TBS.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Menteri...
Cegah Karhutla, Menteri KLH Minta Pengusaha Kelapa Sawit Koordinasi dengan Gapki
Lahirkan Santripreneur...
Lahirkan Santripreneur bidang Perkebunan, Wapres Minta Pengusaha Sawit Gandeng Ponpes
Gapki: Pasar Tradisional...
Gapki: Pasar Tradisional Mulai Pulih dan Memberi Harapan
3,3 Juta Hektare Lahan...
3,3 Juta Hektare Lahan Sawit Diputihkan, Gapki Minta Jangan Dikesankan Enak Sekali
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
Dongkrak Ekspor Minyak...
Dongkrak Ekspor Minyak Sawit, Jadikan Perdagangan Panglima
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Aguan Sugianto, Pengusaha...
Aguan Sugianto, Pengusaha Sukses Pendiri Agung Sedayu Group
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved